Presiden Iran: Para Siswa, Pembentuk Masa Depan Negara
Presiden Republik Islam Iran mengatakan, awal memasuki tahun ajaran baru adalah hari yang sangat penting bagi siswa, mahasiswa, guru, dosen, keluarga dan bagi semua yang mengejar masa depan dan pembangunan negara.
Hassan Rouhani mengungkapkan hal itu dalam pidatonya di acara permulaan tahun ajaran baru di Tehran, ibukota Iran, Sabtu (24/9/2016). Ia menyebut para siswa sebagai orang-orang yang akan membentuk masa depan negara.
"Jika sekolah, masyarakat, pemerintah dan keluarga bersama-sama, maka Republik Islam Iran akan mencapai masa depan yang terbaik, "ujarnya.
Rouhani juga menyinggung persoalan besar di kawasan dan dunia. Ia mengatakan, gedung-gedung sekolah dan ruangan kelas di negara-negara tetangga Iran seperti di Irak, Suriah dan Yaman hancur dan banyak siswa yang meninggal dunia.
"Hari ini harus dikejar tentang bagaimana cara untuk menjauhkan kekerasan dan ancaman dari lingkungan sosial, remaja, pemuda dan masa depan negara-negara kawasan dan dunia, "imbuhnya.
Menurutnya, merampas hak pendidikan remaja dan memaksa mereka untuk bekerja serta perilaku di luar konteks moral agama dan Islam merupakan sebuah bentuk kekerasan.
"Di bawah bayang-bayang persatuan dan kesatuan masyarakat, pemerintah Republik Islam Iran mampu berdiri di atas kakinya sendiri pada tahun ini meskipun terjadi penurunan harga minyak dunia dan hal ini juga dilakukan tanpa perlu menggunakan cadangannya, "pungkasnya. (RA)