Iran dan Venezuela Dorong Kenaikan Harga Minyak
Presiden Iran Hassan Rouhani menekankan pengambilan keputusan yang profesional untuk mendorong kenaikan harga minyak di pasar dunia.
Ia mengungkapkan hal itu dalam percakapan telepon dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, Senin (3/10/2016) sore, seperti dilaporkan situs resmi Presiden Iran, www.president.ir
Rouhani menyampaikan terima kasih atas sikap Venezuela dalam pertemuan OPEC di Aljir, yang mendukung Iran mempertahankan kuotanya dan mencapai tingkat sebelum sanksi.
"Semua harus melakukan upaya agar komite ahli dapat membuat keputusan selama pertemuan November mendatang sehingga mendorong kenaikan harga minyak di pasar dunia," tambahnya.
Dia juga menyambut pernyataan Presiden Venezuela tentang pencapaian OPEC pada pertemuan di Aljir, dan mengatakan untuk menaikkan dan menstabilkan harga minyak di tingkat global, pembicaraan serius harus dilakukan dengan negara-negara non-OPEC dan bersamaan dengan pertemuan komite ahli, keputusan yang baik untuk menyusun kuota ekspor di antara negara-negara produsen harus diambil.
Rouhani lebih lanjut menuturkan bahwa ia menyambut peningkatan kerjasama Tehran-Karakas dan berharap pemerintah dari kedua negara akan memfokuskan semua upaya mereka pada implementasi semua perjanjian bilateral dengan cepat dan sempurna.
Sementara itu, Presiden Venezuela mengapresiasi kehadiran Rouhani pada KTT Gerakan Non-Blok (GNB) di Pulau Margarita dan mengatakan Venezuela ingin memperluas hubungan dengan Republik Islam Iran.
"Iran dan Venezuela memiliki sikap kolektif dan terkoordinasi mengenai isu-isu regional dan internasional, terutama dalam kaitannya dengan OPEC, dan inilah kunci keberhasilan kedua negara," ujarnya.
Maduro juga menggarisbawahi kebutuhan untuk kenaikan harga minyak, dan menandaskan bahwa dengan melihat kesuksesan pertemuan di Aljazair, maka kita optimis pasar minyak akan stabil. (RM)