Iran Siap Membantu Korban Serangan Saudi di Sanaa
Asisten Khusus Ketua Parlemen Republik Islam Iran untuk Urusan Internasional mengatakan, pemerintah Tehran siap untuk mengirim ambulan-ambulan udara secepat mungkin ke Sanaa untuk memindahkan para korban terluka serangan udara Arab Saudi ke rumah sakit Iran.
"Republik Islam Iran memiliki kesiapan penuh untuk menempatkan rumah sakit-rumah sakit lapangan di Yaman dan mengobati para korban terluka," kata Hossein Amir-Abdollahian seperti dikutip IRNA, Senin (10/10/2016).
Statemen tersebut diungkapkan Amir-Abdollahian ketika merespon serangan jet-jet tempur Arab saudi ke acara berkabung di Sanaa, ibukota Yaman yang menyebabkan ratusan warga tak berdosa tewas dan terluka.
Ia menambahkan, rezim Al Saud harus mencabut blokadenya terhadap rakyat tertindas Yaman, sehingga bantuan obat-obatan dan rumah sakit lapangan bisa secepatnya ditempatkan di negara itu untuk membantu para korban terluka.
"Palang Merah Internasional diharapkan untuk memfasilitasi pengiriman peralatan medis dan para staf medis Republik Islam Iran ke Yaman," pungkasnya.
Jet-jet tempur Arab Saudi telah beberapa kali membombardir lokasi digelarnya acara berkabung mengenang kematian ayah Jalal al-Rowaishan, mantan Menteri Dalam Negeri Yaman di Selatan Sanaa pada Sabtu. Menurut sumber-sumber medis Yaman, lebih dari 700 orang tewas dan terluka.
Yasser al-Awady, Wakil Sekretaris Jendral Partai Kongres Rakyat Yaman pada Sabtu malam mengatakan, jumlah syuhada serangan militer Arab Saudi di selatan Sanaa mencapai 458 orang dan jumlah korban terluka sebanyak 356 orang. (RA)