Iran Menyambut Gencatan Senjata di Suriah
https://parstoday.ir/id/news/iran-i2302-iran_menyambut_gencatan_senjata_di_suriah
Deputi Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Arab dan Afrika, mengatakan Republik Islam sejak awal krisis Suriah sudah menekankan kebutuhan gencatan senjata di negara itu.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Feb 23, 2016 23:43 Asia/Jakarta
  • Iran Menyambut Gencatan Senjata di Suriah

Deputi Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Arab dan Afrika, mengatakan Republik Islam sejak awal krisis Suriah sudah menekankan kebutuhan gencatan senjata di negara itu.

Seperti dikutip kantor berita IRNA, Hossein Amir-Abdollahian pada Selasa (23/2/2016) menyambut gencatan senjata di Suriah.

“Sesuai dengan komunike yang dirilis soal Suriah, kami cukup yakin bahwa pemerintah Suriah akan berkomitmen untuk gencatan senjata, tetapi tidak jelas apakah kelompok bersenjata yang terkait dengan teroris, akan mematuhi gencatan senjata," ujarnya.

Karena, kata Amir-Abdollahian, kelompok-kelompok bersenjata yang terkait teroris hanya bisa bertahan dengan menciptakan kekacauan di Suriah.

“Republik Islam Iran akan berusaha maksimal untuk membantu memerangi terorisme, menegakkan gencatan senjata yang berkelanjutan, memfasilitasi proses pengiriman bantuan kemanusiaan dan memulai pembicaraan intra-Suriah yang komprehensif di bawah pengawasan PBB," tegas Amir-Abdollahian.

Kementerian Luar Negeri Suriah pada hari Selasa, menyatakan bahwa Damaskus menyetujui kesepakatan gencatan senjata yang diumumkan oleh Amerika Serikat dan Rusia serta siap melaksanakannya, namun tetap akan melanjutkan operasinya terhadap kelompok ISIS dan Front al-Nusra.

AS dan Rusia mencapai kesepakatan untuk gencatan senjata di Suriah dan perjanjian itu mulai berlaku pada tanggal 27 Februari mendatang.

Kedua negara juga menegaskan bahwa kesepakatan tersebut tidak mencakup kelompok ISIS dan Front al-Nusra.

Kelompok-kelompok teroris telah mengacaukan sejumlah wilayah di Suriah sejak hampir lima tahun lalu. (RM)