Jubir Kemlu Iran Respon Laporan Pelapor Khusus HAM PBB
https://parstoday.ir/id/news/iran-i23836-jubir_kemlu_iran_respon_laporan_pelapor_khusus_ham_pbb
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengatakan, laporan baru Pelapor Khusus Hak Asasi Manusia PBB untuk Iran disusun berdasarkan sikap politik dan untuk tujuan-tujuan politik sejumlah negara tertentu.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Okt 23, 2016 00:58 Asia/Jakarta
  • Jubir Kemlu Iran Respon Laporan Pelapor Khusus HAM PBB

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengatakan, laporan baru Pelapor Khusus Hak Asasi Manusia PBB untuk Iran disusun berdasarkan sikap politik dan untuk tujuan-tujuan politik sejumlah negara tertentu.

Bahram Qassemi dalam pernyatannya, Sabtu (22/10/2016), mereaksi laporan terbaru Ahmad Shaheed kepada sidang ke-71 Majelis Umum PBB.

 

"Laporan ini –karena penggunaan pendekatan politik dan selektif serta disusun ketika masyarakat internasional sedang menyaksikan pengabaian terhadap kasus pelanggaran berat HAM oleh sejumlah negara dan kelompok-kelompok teroris yang didukung mereka khususnya di Yaman dan Suriah– tidak menghasilkan apapun kecuali melemahnya pemajuan HAM di tingkat internasional," imbuhnya.

 

Ia menjelaskan, Iran  menilai penentuan Pelapor Khusus di Bidang HAM untuk sebuah negara seperti Iran –di mana berdasarkan syariat, hukum dan kewajiban internasional, negara ini selalu komitmen untuk melindungi HAM warganya– sebagai tidak bisa dibenarkan, tidak bermakna dan merusak.

 

Qassemi lebih lanjut menekankan keinginan Iran untuk bekerjasama secara konstruktif dengan mekanisme internasional.


Ia menuturkan, Wakil Iran telah melakukan pertemuan-pertemuan dengan Ahmad Shaheed dalam kerangka kerjasama dengan sistem HAM PBB dan penjelasan mengenai pendekatan pelapor dan penyusunan laporan berdasarkan informasi yang akurat.

 

"Menurut pandangan Republik Islam Iran, pemajuan HAM merupakan sebuah tema penting untuk semua anggota masyarakat internasional, di mana hal ini bisa terwujud hanya melalui kerjasama, dialog dan perlakuan yang sama dan non-selektivitas," ujarnya.

 

Jubir Kemlu Iran menegaskan, pemerintah Tehran memiliki kerjasama konstruktif dengan lembaga-lemabga HAM internasional dan sejumlah negara dalam konteks dialog bilateral mengenai HAM. (RA)