Abdollahian: Musuh Sedang Memecah Belah Negara-negara Kawasan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i26413-abdollahian_musuh_sedang_memecah_belah_negara_negara_kawasan
Asisten khusus Ketua Majelis Syura Islam Iran (parlemen) memperingatkan soal upaya musuh untuk memecah belah negara-negara kawasan.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Nov 22, 2016 15:15 Asia/Jakarta
  • Hossein Amir Abdollahian
    Hossein Amir Abdollahian

Asisten khusus Ketua Majelis Syura Islam Iran (parlemen) memperingatkan soal upaya musuh untuk memecah belah negara-negara kawasan.

Hossein Amir Abdollahian, Asisten khusus Ketua Parlemen Iran di Tehran (22/11) mengatakan, salah satu bahaya yang mengancam Timur tengah saat ini adalah terpecahnya negara-negara dan upaya kelompok teroris Daesh mengganti basis pemerintahan dengan basis identitas.

Amir Abdollahian juga menyinggung penyalahgunaan yang dilakukan rezim Zionis Israel atas kekacauan ini dan menuturkan, Israel memanfaatkan situasi ini sehingga menguntungkan bagi keamanan mereka semaksimal mungkin dan rezim penjajah itu terus melakukan upaya serius dan terselubung untuk memecah belah kawasan.

Asisten khusus Ketua Parlemen Iran menjelaskan, dalam transformasi terbaru di Timur Tengah, negara seperti Uni Emirat Arab bersama Arab Saudi berperan dalam kerangka agresi militer ke Yaman, dan negara seperti Qatar terus mengalirkan dukungan untuk kelompok-kelompok teroris di Irak, Suriah dan Libya.

Terkait para pemain non-pemerintah yang berpengaruh positif dalam perkembangan kawasan, Amir Abdollahian mengatakan, pemain seperti Hizbullah, Lebanon, Hamas dan Jihad Islam, Palestina, masing-masing memainkan peran signifikan dalam perjuangan membela hak-hak bangsanya.

Pada saat yang sama, Hossein Salimi, Rektor Universitas Allama Thabathabaei, Tehran dalam pidatonya menuturkan, negara-negara yang pada satu masa menjadi penjamin keamanan, hari ini menjadi faktor instabilitas dan ini adalah transformasi penting di arena internasional.

Sehubungan dengan isu Timur Tengah dan urgensi langkah-langkah penting guna mewujudkan stabilitas dan keamanan di kawasan ini, Salimi menerangkan, negara-negara yang stabil dan masyarakat kawasan ini bisa mengakhiri perang dan instabilitas. (HS)