Tekad Serius Kerjasama Iran-Swiss
https://parstoday.ir/id/news/iran-i2677-tekad_serius_kerjasama_iran_swiss
Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah al-Udzma Sayyid Ali Khamenei, menyinggung penilaian positif opini publik Iran terhadap perilaku pemerintah Swiss dan menyambut baik perluasan kerjasama ekonomi kedua negara.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Feb 28, 2016 16:18 Asia/Jakarta
  • Pertemuan Rahbar dengan Presiden Swiss
    Pertemuan Rahbar dengan Presiden Swiss

Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah al-Udzma Sayyid Ali Khamenei, menyinggung penilaian positif opini publik Iran terhadap perilaku pemerintah Swiss dan menyambut baik perluasan kerjasama ekonomi kedua negara.

Hal itu dikemukakan Ayatullah Khamenei dalam pertemuan dengan Johann Schneider-Ammann, Presiden Swiss di Tehran, ibukota Iran, Sabtu (27/2/2016). Seraya menyinggung rapor positif hubungan Tehran-Bern, Rahbar juga menyatakan, volume perdagangan Iran dan Swiss, rendah dan tidak tidak imbang. Para pengusaha dan investor Swiss, yang mengetahui kapasitas besar Iran, dapat menyeimbangkan neraca tersebut.

Beliau juga menambahkan, tidak adanya catatan buruk dalam mengiringi politik tekanan dan sanksi sejumlah negara Barat anti-Iran oleh Swiss, menjadi peluang besar bagi kedua negara untuk meningkatkan kerjasama. Ayatullah Khamenei mengatakan, sejak dahulu Swiss dikenal sebagai pusat perdamaian, persahabatan dan kerjasama, namun sejumlah negara Eropa tidak demikian dan mereka melihat kepentingan mereka dalam perang dan politik tebar api perang.

Iran dan Swiss adalah dua negara penting dan independen serta pendukung perdaamaian dan keamanan untuk umat manusia. Sikap kolektif tersebut membuat hubungan Iran dan Swiss tetap kokoh dan terlindungi dari faktor-faktor negatif. Selain itu, Swiss merupakan mitra strategis yang dapat dipercaya Iran sebagai mediator dan penjaga kepentingan Iran dalam hubungan dengan sejumlah negara Barat.

Rapor baik dalam politik dan hubungan antara Iran dna Swiss serta sambutan opini umum kedua negara, merupakan hasil dari hubungan persahabatan yang panjang selama 140 tahun. Catatan baik tersebut membuat Swiss bahkan tetap menjaga kerjasama ekonominya dengan Republik Islam Iran, pada era sanksi unilateral Uni Eropa terhadap Iran. Interaksi dan kerjasama selama ini telah menjadi pola politik kedua negara dalam upaya mempercepat perluasan kerjasama.

Dengan pelaksanaan kesepakatan Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA), peluang perluasan kerjasama ekonomi dan perdagangan antara Swiss dan Iran telah terbuka, dan kunjungan Presiden Swiss ke Tehran sedang menyongsong ufuk baru.

Iran dan Swiss dalam sebuah pernyataan kolektif mengkonfirmasikan penyusunan peta jalan untuk perluasan kerjasama kolektif jangka panjang bilateral, regional dan multilateral. Pernyataan kolektif itu tersusun dalam 13 poin, yang menjelaskan perincian peta jalan kerjasama kolektif Tehran-Bern di bidang politik, ekonomi dan moneter.

Penyusunan peta jalan kerjasama Iran dan Swiss pada era pasca sanksi, mensinyalir tekad kedua negara meningkatkan kerjasama di berbagai lini.

Pada pertemuan itu, Rahbar memastikan dukungan penuh ekonomi dan jaminan hukum pemerintah Iran atas kesepakatan yang telah tercapai. Beliau juga menekankan pentingnya implementasi kesepakatan. (IRIB Indonesia/MZ)