Zangeneh: Kesepakatan Permanen di OPEC Sebuah Keniscayaan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i26785-zangeneh_kesepakatan_permanen_di_opec_sebuah_keniscayaan
Menteri Perminyakan Republik Islam Iran, Bijan Zangeneh mengatakan, sebuah keniscayaan bagi anggota OPEC untuk meraih kesepakatan permanen terkait produksi minyak.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Nov 27, 2016 00:49 Asia/Jakarta
  • Zangeneh: Kesepakatan Permanen di OPEC Sebuah Keniscayaan

Menteri Perminyakan Republik Islam Iran, Bijan Zangeneh mengatakan, sebuah keniscayaan bagi anggota OPEC untuk meraih kesepakatan permanen terkait produksi minyak.

Zangeneh Sabtu (26/11) saat bertemu dengan sejawatnya dari Aljazair, Noureddine Bouterfa kepada wartawan di Tehran mengkonfirmasi paket usulan Aljazair kepada Iran terkait alokasi sejumlah produksi setiap negara. “Pembicaraan yang ada menunjukkan bahwa OPEC mampu mencapai sebuah kesepakatan permanen bagi produksinya dan manajemen pasar,” paparnya.

 

Zangeneh menambahkan, menteri energi Aljazair selama beberapa bulan terakhir telah melakukan upaya besar bagi OPEC untuk mencapai sikap bersama terkait pengurangan produksi dan manajemen pasar.

 

Menteri energi Iran menjelaskan, anggota OPEC rencananya memaparkan gagasan Aljazair di sidang ke 171 organisasi ini yang akan digelar Rabu depan di Wina.

 

Zangeneh terkait dampak dari keputusan OPEC di pasar minyak menekankan, jika anggota organisasi ini di Wina mencapai kesepakatan maka harga minyak akan naik dan ekonomi global juga menuntut serupa.

 

Menteri energi Iran menyatakan pengecualian Iran, Libya dan Nigeria dari penurunan produksi minyak berdasarkan kesepakatan anggota OPEC di Aljazair merupakan agenda terpenting di sidang ke 171 organisasi ini di Wina.

 

Anggota OPEC di sidang luar biasa pada 28 September lalu di Aljazair memutuskan untuk menstabilkan produksinya di kisaran 32,5 juta barel perhari. (MF)