Teroris dan Pendukungnya Terkucilkan Setelah Terusir dari Aleppo
-
Hujjatul Islam Seddiqi
Khatib Shalat Jumat Tehran, Hujjatul Islam Seddiqi menyatakan, kemenangan dan pembebasan Aleppo di Suriah, telah membuat para teroris dan pendukung mereka di kawasan terkucilkan.
Hujjatul Islam Seddiqi pada khutbah Jumatnya di Tehran, menyampaikan selamat atas pembebasan Aleppo Suriah dan mengatakan, "Kemenangan front muqawama di Aleppo menunjukkan bahwa kekuatan-kekuatan besar, transregional dan kelompok-kelompok Takfiri dengan petro dolar dan dana para pendukungnya di kawasan, tidak mampu melawan perlawanan dan perjuangan rakyat."
Seddiqi menilai kemenangan Aleppo Suriah sebagai kemenangan pemerintah Islam Iran dan mengatakan, Aleppo sekarang telah dibebaskan dengan darah para syuhada para Pembela Haram (Defender of Holy Shrine).
Dia juga menyinggung kezaliman rakyat Bahrain dan kebungkaman para pengklaim HAM dan kebebasan berpendapat di dunia seraya mengatakan, "Rakyat Bahrain hanya menuntut kebebasan berpendapat dan hak individu mereka, namun rezim berkuasa di negara ini bukan hanya tidak memperhatikan tuntutan tersebut bahkan banyak masjid dan huseiniyah yang dihancurkan dan para ulama mereka dicabut status kewarganegaraan mereka."
Imam shalat Jumat Tehran mengecam kebungkaman para pengklaim HAM di hadapan kejahatan rezim berkuasa Bahrain dan menegaskan, "Kebungkaman Perserikatan Bangsa-Bangsa adalah nokta hitam dan tidak dapat menjustifikasi langkah-langkah rezim ini yang bahkan tidak memiliki satu pun pemilu bebas dan merakyat."
Di bagian akhir, Hujjatul Islam Seddiqi menyinggung kejahatan rezim Arab Saudi dalam pembantaian massal di Yaman dan menandaskan, "Rezim Al-Saud dengan uang umat Muslim, sedang menghancurkan negara-negara Islam, akan tetapi kesadaran dan perjuangan rakyat akan menghancurkan rezim tersebut."(MZ)