Iran: Trump akan Terkejut jika Batalkan Kesepakatan Nuklir
https://parstoday.ir/id/news/iran-i31267-iran_trump_akan_terkejut_jika_batalkan_kesepakatan_nuklir
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, mengatakan jika Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump membatalkan Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA), maka ia akan dibuat terkejut.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jan 18, 2017 23:35 Asia/Jakarta
  • Iran: Trump akan Terkejut jika Batalkan Kesepakatan Nuklir

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, mengatakan jika Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump membatalkan Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA), maka ia akan dibuat terkejut.

Ia menyampaikan hal itu dalam sesi diskusi di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, Rabu (18/1/2017) seperti dilaporkan kantor berita IRIB.

"Jika Trump ingin merundingkan kembali kesepakatan nuklir antara Iran dan Kelompok 5+1, maka ia akan dibuat terkejut," tandasnya.

Zarif menjelaskan bahwa Iran dan kekuatan dunia sudah melakukan perundingan yang rumit dan alot untuk mencapai kesepakatan nuklir.

Ketika diminta untuk mengomentari kebijakan pemerintahan Trump, Zarif menuturkan, "Kami masih harus menunggu dan melihat, kemudian memberi penilaian."

Namun, tegasnya, dunia tidak akan berakhir jika ia ingin meninggalkan kesepakatan nuklir.

Dia juga mengkritik pemerintahan Barack Obama karena tidak secara penuh memenuhi komitmen-komitmennya sesuai JCPOA terutama terkait masalah perbankan yang dihadapi oleh bank-bank Iran.

Soal pemilu presiden mendatang di Iran, Zarif menerangkan bahwa rakyat Iran memiliki peran penting dalam menentukan masa depan dan nasib negara mereka.

"Namun terlepas dari hasil pemilu, kebijakan luar negeri Iran di kancah internasional akan terus berlanjut dan dipertahankan. Karena posisi geopolitik di kawasan, Iran menginginkan stabilitas dan perdamaian di kawasan dan ini merupakan salah satu dari karakteristik kebijakan luar negeri kami yang akan terus berlanjut," pungkasnya. (RM)