Rouhani: Resistensi Bangsa Iran Penting untuk Hadapi Konspirasi Asing
-
Hassan Rouhani
Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani seraya menyeru rakyat untuk berpartisipasi luas di pawai akbar 22 Bahman mengatakan, di kondisi dunia dewasa ini, kita semakin dituntut memperjuangkan tujuan revolusi dan persatuan dalam menghadapi konspirasi asing.
Rouhani Selasa (7/2) di sidang Dewan Tinggi Revolusi Budaya menambahkan, “Merupakan suatu kebanggaan bahwa selama 38 tahun lalu, rakyat dengan semangat awal revolusi senantiasa hadir dan dengan resistensi serta pengorbanan dalam meraih cita-cita Republik Islam senantiasa menjadi benteng di hadapan beragam konspirasi.
Rouhani menilai pemerintahan Islam, independensi, kedaulatan nasional dan tekad Iran sebagai hasil besar Revolusi. Ia mengatakan, selain itu, kemajuan besar di bidang sains, budaya, pelayanan sosial kepada rakyat juga termasuk prestasi kebangkitan Islam.
Seraya mengisyaratkan bahwa sebelum Revolusi Islam, pemerintah Iran bertindak sebagai sarana bagi kekuatan hegemoni dunia pimpinan Amerika, Rouhani menambahkan, dewasa ini dengan berkah Revolusi Islam, Iran menjadi negara kuat dan dihormati serta berpengaruh di transformasi regional dan internasional.
Presiden Iran seraya menjelaskan bahwa Imam Khomeini dengan hikmah dan pemikiran jauh ke depan, memimpin Revolusi Islam, mengatakan, strategi bunga melawan peluru, mendorong para personel angkatan udara beberapa hari sebelum kemenangan Revolusi hadir di hadapan Imam Khomeini dan mengumumkan loyalitas mereka. Hal ini telah melemahkan rezim Shah. (MF)