Iran Siap Mediasi Konflik Afghanistan dan Pakistan
-
Ebrahim Rahimpour
Deputi urusan Asia-Pasifik dan Persemakmuran, Kementerian Luar Negeri Iran mengabarkan kesiapan Tehran menjadi penengah antara Afghanistan dan Pakistan untuk menurunkan tensi ketegangan kedua negara bertetangga itu.
Ebrahim Rahimpour, Deputi Kemenlu Iran (11/3) dalam wawancara dengan ISNA menyinggung peningkatan ketegangan antara Afghanistan dan Pakistan dan menuturkan, mengingat kedua negara itu menjalin hubungan yang baik dengan Iran, maka Tehran harus memainkan peran efektif dalam menurunkan ketegangan yang ada.
Rahimpour menambahkan, peningkatan tensi ketegangan antara Pakistan dan Afghanistan tidak mengutungkan pihak manapun dan negara-negara kawasan harus saling membantu untuk menyelesaikan krisis ini.
Ia juga menilai tema sentral pertemuan damai Afghanistan adalah untuk mewujdukan rekonsiliasi nasional di dalam negeri negara itu.
"Pemerintah Afghanistan berharap negara-negara lain membantu Kabul sehingga bisa menjadi pihak lawan perundingan dengan Taliban dan kelompok-kelompok pemberontak Afghanistan lainnya," ujar Rahimpour.
Deputi Kemenlu Iran itu juga menyinggung soal aktivitas kelompok teroris Daesh di Afghanistan dan menjelaskan, Daesh di Afghanistan mendapat sokongan dana dari beberapa negara Arab, dan Iran siap membantu pemerintah Kabul untuk memerangi kelompok teroris itu.
Terkait kebijakan tidak konstruktif Arab Saudi dan beberapa negara kawasan terhadap Iran, Rahimpour menuturkan, beberapa negara kawasan berusaha memanfaatkan transformasi yang terjadi untuk kepentingannya, namun Iran menerapkan kebijakan yang berbeda dari mereka dan bergerak di jalur yang berlawanan dengan negara-negara itu. (HS)