Qasemi: Raja Yordania Keliru Jelaskan Terorisme
-
Bahram Qasemi
Juru bicara Departemen Luar Negeri Republik Islam Iran, Bahram Qasemi saat mereaksi tudingan Raja Yordania, Abdullah II terhadap Iran saat diwawancarai sebuah koran Amerika menilai statemen ini tak pantas.
IRIB melaporkan, Bahram Qasemi Sabtu (8/4) malam mengatakan, sepertinya raja Yordania mengalami kesalahan fatal dan strategis saat menjelaskan terorisme dan retorika yang ia gunakan dengan mudah menunjukkan kedangkalan pandangannya atas transformasi kawasan.
Qasemi menjelaskan, sepantasnya Raja Yordania sejak awal memperhatikan data teroris Yordania yang bergabung dengan Daesh dan kelompok teroris lainnya, baru kemudian memberikan pandangannya terkait Iran yang berada di front terdepan dalam memerangi terorisme dan radikalisme guna memperkuat keamanan seluruh kawasan.
Jubir deplu Iran seraya mengingatkan kendala berkesinambungan bagi dunia Islam dan negara-negara kawasan akibat pembentukan rezim ilegal Israel, menekankan, pengumuman dukungan terhadap keamanan rezim penjajah yang sama halnya dengan instabilitas seluruh kawasan dan penyamaan antara Iran dan pemimpin kelompok teroris, apalagi oleh pemimpin sebuah negara Arab dan Islam, menunjukkan kondisi mengenaskan kawasan.
Qasemi mengingatkan, tak diragukan lagi bagian penting dari kondisi yang ada di kawasan merupakan hasil dari pandangan keliru elit politik sejumlah negara terhadap proses politik dan pengambilan kebijakan destruktif serta menyimpang yang pada akhirnya mendorong kawasan ke arah instabilitas lebih mendalam.
Jubir deplu Iran menambahkan, untuk membantu keamanan, stabilitas dan persatuan di kawasan lebih baik Raja Yordania meluangkan waktunya mempelajari secara rasional sejarah serta geografi kawasan. (MF)