Iran, Rusia dan Suriah Tegaskan Pemberantasan Terorisme
https://parstoday.ir/id/news/iran-i36032-iran_rusia_dan_suriah_tegaskan_pemberantasan_terorisme
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Rusia dan Suriah menekankan solusi politik atas krisis Suriah, pemberantasan terorisme dan pentingnya untuk membantu rakyat di negara Arab ini.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Apr 14, 2017 18:33 Asia/Jakarta
  • Iran, Rusia dan Suriah Tegaskan Pemberantasan Terorisme

Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Rusia dan Suriah menekankan solusi politik atas krisis Suriah, pemberantasan terorisme dan pentingnya untuk membantu rakyat di negara Arab ini.

Mohammad Javad Zarif, Sergei Lavrov dan Walid al-Muallim menegaskan hal itu dalam jumpa pers bersama di akhir pertemuan trilateral di Moskow, ibukota Rusia pada Jumat (14/4/2017).

 

Seperti dilansir IRNA, pertemuan segitiga Zarif, Lavrov dan al-Muallim di gedung Kementerian Luar Negeri Rusia digelar secara tertutup dalam kerangka penyelesaian politik atas krisis Suriah.

 

"Penggunaan senjata kimia, di mana Repulik Islam Iran telah berulang kali menjadi korban senjata ini, hari ini digunakan untuk menarget Suriah," kata Zarif dalam jumpa pers tersebut.

 

Ia menambahkan,  hari ini terorisme tidak hanya di Suriah, namun di Saint Petersburg dan Jerman juga menelan korban.

 

Menlu Iran lebih lanjut memperingatkan Amerika Serikat dan kelompok-kelompok anti-Suriah. Zarif mengatakan, hasil dari langkah-langkah sepihak dalam dekade lalu telah jelas, di mana menimbulkan kerugian banyak bagi kawasan.

 

Sementera itu, Menlu Rusia mengatakan, tiga negara berkoordinasi untuk penyelesaian politik atas krisis Suriah.

 

Lavrov juga menyebut serangan rudal AS ke Suriah sebagai agresi terhadap negara ini.

 

"Kami meminta sebuah kelompok penyelidik yang seimbang dari Oranisasi Pelarangan Senjata Kimia untuk menyelidiki peristiwa di Khan Shaykhun," ujarnya.

 

Dalam jumpa pers bersama itu, Menlu Suriah mengecam serangan 59 rudal Tomahawk  AS ke pangkalan udara al-Shayrat di timur Homs, Suriah.

 

Al-Muallim mengungkapkan persetujuan pemerintah Damaskus atas penyelidikan independen dan segera atas serangan kimia mencurigakan di Idlib.

 

Dalam pertemuan segitiga yang dihadiri pula oleh Mahdi Sanai, Duta Besar Iran untuk Moskow dan anggota delegasi tiga negara tersebut, dievaluasi pula mengenai prestasi-prestasi politik dan langkah-langkah yang diperlukan untuk membantu rakyat Suriah menyelesaikan krisis di negara ini melalui jalur politik.

 

Ditegaskan pula tentang pentingnya penyelidikan independen dan netral untuk memperjelas serangan kimia mencurigakan di Khan Shaykhun, Selatan Idlib, Suriah pada 4 April 2017. (RA)