Bantuan Total Iran untuk Keamanan Afghanistan
-
Javad Zarif
Deputi Menteri Luar Negeri Iran untuk urusan Asia Pasifik, Jumat (14/4) dalam perundingan damai Afghanistan yang digelar di Moskow, Rusia menggarisbawahi tantangan dan kesulitan-kesulitan yang dihadapi negara itu dan menekankan tekad seluruh negara dalam memerangi terorisme.
Ebrahim Rahimpour, Deputi Menlu Iran untuk urusan Asia Pasifik dalam perundingan itu juga menyinggung kehadiran sekitar tiga juta imigran Afghanistan di Iran dan menuturkan, Iran siap bekerja sama dengan pemerintah Afghanistan untuk mewujudkan perdamaian di negara itu dan menyelesaikan masalah-masalah dalam negeri dan regional termasuk penyelundupan narkotika.
Negara-negara peserta perundingan menegaskan bahwa krisis Afghanistan tidak punya solusi militer dan mengumumkan kesiapan mereka untuk menyelesaikan krisis tersebut dengan kerjasama pemerintah Kabul. Perundingan itu, selain dihadiri oleh perwakilan Iran, Afghanistan dan Rusia, juga oleh perwakilan dari Cina, India, Turkmenistan, Kirgistan, Pakistan, Kazakhstan, Tajikistan dan Uzbekistan.
Afghanistan selama hampir empat dekade menjadi sasaran intervensi destruktif dan penjajahan kekuatan-kekuatan Timur dan Barat. Selama ini yang tersisa bagi rakyat Afghanistan hanyalah kehancuran, penderitaan dan ancaman-ancaman dari kelompok teroris. Seiring dengan hancurnya infrastruktur ekonomi, kini Afghanistan berubah menjadi salah satu pusat produksi dan penyelundupan narkotika.
Pada kenyataannya Amerika Serikat dan Inggris dalam 15 tahun terakhir tidak memerangi terorisme dan narkotika, justru meningkatkan ketidakamanan dan produksi narkotika di Afghanistan. Pada saat yang sama persaingan tidak konstruktif terus berlanjut di negara ini.
Amerika mengujicoba bom terbesar dan paling destruktif miliknya di Afghanistan sebagai bentuk unjuk kekuatan di hadapan Rusia. Padahal terorisme di Afghanistan atau di tempat lain tidak akan pernah musnah dengan pemboman, perang atau pendudukan.
Realitasnya tidak adanya transparansi dalam kebijakan Amerika terkait kelompok-kelompok teroris dan penerapan standar ganda serta memperalat kelompok-kelompok itu merupakan masalah yang menyebabkan berlanjutnya instabilitas dan krisis regional termasuk Afghanistan. Pengalaman membuktikan bahwa bantuan nyata untuk Afghanistan adalah dihentikannya perang dan pemutusan bantuan untuk kelompok-kelompok teroris serta diakhirinya pembunuhan warga sipil.
Penyelesaian masalah dan tantangan-tantangan ini bergantung pada banyak faktor dan yang terpenting adalah pemulihan kedamaian dan keamanan di Afghanistan. Jelas bahwa Iran untuk membantu mewujudkan tujuan tersebut, mendukung langkah-langkah internasional dan prakarsa terkait upaya menciptakan perdamaian di Afghanistan.
Kerja sama ini berulang kali terbukti dan PBB juga selalu mengapresiasi upaya Iran dalam membantu Afghanistan di segala bidang. Utusan khusus Sekjen PBB untuk Afghanistan dalam lawatan terbarunya ke Tehran dalam pertemuan dengan Mohammad Javad Zarif, Menteri Luar Negeri Iran menyinggung langkah-langkah efektif Iran dalam mendukung para imigran di negara ini.
Ia mendesak berlanjutnya peran dan upaya konstruktif Tehran dalam mewujudkan perdamaian dan stabilitas di Afghanistan. Partisipasi bertanggung jawab Iran dalam perundingan damai Moskow menegaskan berlanjutnya upaya tersebut di Afghanistan. (HS)