Manuver Rudal Iran, tidak Melanggar Perjanjian Nuklir
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, mengatakan manuver rudal baru-baru ini oleh Angkatan Bersenjata Iran tidak bertentangan dengan komitmen negara ini dalam Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA).
Sadeq Hossein Jaberi Ansari, mengungkapkan hal itu, Kamis (10/3/2016) dalam merespon klaim beberapa sumber Barat terkait manuver rudal pasukan Korps Garda Revolusi Islam Iran (Pasdaran).
“Manuver itu tidak bertentangan dengan resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB dan klaim melanggar resolusi tersebut, terbantahkan,” kata Jaberi Ansari.
Ia menegaskan bahwa senjata pemusnah massal termasuk senjata nuklir, tidak punya tempat dalam landasan ideologi dan doktrin pertahanan Republik Islam.
“Semua rudal jarak pendek, jarak menengah dan jarak jauh Iran, termasuk rudal balistik dan instrumen pertahanan konvensional ditujukan untuk misi pertahanan, dan mereka sama sekali tidak dirancang untuk membawa hulu ledak nuklir,” tandasnya.
Jaberi Ansari lebih lanjut menuturkan bahwa Iran tidak akan bersikap toleran terkait keamanan dan kemampuan pertahanannya, dan akan melanjutkan program rudal yang sepenuhnya defensif dan sah dengan tetap menjaga hukum internasional. (RM)