Kualitas Rudal Iran Sejajar dengan Rudal Modern Dunia
Wakil Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran (Pasdaran), mengatakan pesan manuver rudal Pasdaran kepada musuh adalah bahwa pengembangan sistem rudal Republik Islam tidak mengikuti kemauan politik kekuatan mana pun.
Brigadir Jenderal Hossein Salami dalam wawancara dengan Chanel-1 Iran, Rabu (9/3/2016) malam, menjelaskan tentang uji coba rudal Qadr dan Qiam pada hari Selasa dan Rabu.
Ia mengatakan bahwa dengan peluncuran rudal-rudal tersebut, dunia menyaksikan Iran sebagai kekuatan pencegahan.
Menurut Brigjend Salami, manuver itu bertujuan untuk memastikan kesiapan dan meningkatkan kemampuan sistem rudal Iran.
“Rudal selain aspek teknis dan fisik, juga memiliki sebuah identitas strategis dan politik, dan pesan politik manuver itu untuk semua negara tetangga dan Muslim adalah pesan pengayoman, keamanan dan ketenangan,” jelasnya.
Dia lebih lanjut mengatakan, rudal Iran dari segi kualitas berada pada level tertinggi rudal-rudal modern dunia dan rudal tersebut adalah hasil dari sanksi di masa lalu.
Di bagian lain wawancaranya, Brigjend Salami mengatakan bahwa sebagian besar wilayah Iran memiliki lokasi peluncuran rudal dan kapan saja dibutuhkan, Republik Islam mampu melesatkan rudal ke arah musuh.
Tahap akhir manuver rudal pasukan Divisi Dirgantara Pasdaran digelar pada hari Selasa, di mana uji coba rudal jarak jauh, Qiam sukses dilakukan.
Pada hari Rabu, pasukan Pasdaran juga melepaskan dua rudal balistik Qadr-H dan Qadr-F ke target yang sudah ditentukan dalam jarak 1400 kilometer. (RM)