Pejabat Militer Iran Ini Respon Tegas Pernyataan Menlu AS
https://parstoday.ir/id/news/iran-i38004-pejabat_militer_iran_ini_respon_tegas_pernyataan_menlu_as
Juru bicara senior Pasukan Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran mengatakan, harapan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat kepada Presiden Iran menunjukkan ketidaktahuan para pejabat Washington tentang negara ini.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
May 21, 2017 13:51 Asia/Jakarta
  • Brigadir Jenderal Masoud Jazayeri, Jubir senior Pasukan Angkatan Bersenjata RII
    Brigadir Jenderal Masoud Jazayeri, Jubir senior Pasukan Angkatan Bersenjata RII

Juru bicara senior Pasukan Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran mengatakan, harapan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat kepada Presiden Iran menunjukkan ketidaktahuan para pejabat Washington tentang negara ini.

Brigadir Jenderal Masoud Jazayeri mengungkapkan hal itu untuk mereaksi pernyataan terbaru yang dikeluarkan Rex Tillerson, Menlu AS ketika menyinggung kemenangan Hassan Rouhani dalam pemilu presiden Iran periode ke-12.

Tillerson pada Sabtu, 20 Mei 2017 mereaksi kemenangan Rouhani yang terpilih kembali sebagai Presiden Iran untuk empat tahun ke depan.

Ia berharap kepada Rouhani untuk merevisi posisi dan kebijakan Iran terhadap Hizbullah Lebanon dan menghentikan ujicoba rudal negaranya.

Pernyataan Tillerson tersebut dilontarkan ketika Donald Trum, Presiden AS mengunjungi Riyadh dan menandatangani sejumlah perjanjian militer dan perdagangan termasuk kontrak penjualan senjata sebesar 110 miliar dolar kepada Arab Saudi.

Banyak negara dunia mengakui bahwa Arab Saudi merupakan pendukung utama kelompok-kelompok teroris di kawasan dan pengekspor utama teroris di dunia.

Jubir senior Pasukan Angkatan Bersenjata Iran di bagian lain dari pernyataannya, menuturkan, Hizbullah hari ini dalam kondisi terbaik dan mampu menindak langkah militer dan teroris dengan baik.

Brigjen Jazyeri menegaskan, satu-satunya cara agar tercipta perdamaian dan ketenteraman di kawasan adalah keluarnya AS dan penghentian langkah rezim-rezim reaksioner di kawasan termasuk tindakan agresif dan terorisme anti-negara-negara independen.

Menurutnya, kebijakan dan tujuan pertahanaan Iran sangat jelas.

"Dalam kondisi regional dan internasional saat ini, maka kelanjutan untuk secepatnya memperluas tujuan pertahanan termasuk sistem rudal merupakan prioritas Republik Islam Iran," pungkasnya. (RA)