Rahbar: Pertahanan Suci Penting untuk Saat ini dan Mendatang
https://parstoday.ir/id/news/iran-i38184-rahbar_pertahanan_suci_penting_untuk_saat_ini_dan_mendatang
Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei menekankan, salah satu pelajaran abadi era perang pertahanan suci adalah jika tawakkal kepada Tuhan dilakukan dengan tulus, pastinya seluruh kesulitan dapat diatasi dan meraih kemenangan dengan penuh keimanan.
(last modified 2026-04-16T09:59:01+00:00 )
May 25, 2017 01:30 Asia/Jakarta
  • Ayatullah Khamenei
    Ayatullah Khamenei

Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei menekankan, salah satu pelajaran abadi era perang pertahanan suci adalah jika tawakkal kepada Tuhan dilakukan dengan tulus, pastinya seluruh kesulitan dapat diatasi dan meraih kemenangan dengan penuh keimanan.

Ayatullah Khamenei Rabu (24/5) sore saat bertemu dengan para komandan, pejuang, seniman, dan panitia penyelenggara malam kenangan perang pertahanan suci menilai penting penjelasan kenangan era delapan tahun perang yang dipaksakan dan pemanfaatan seni dan sastra modern untuk mentransfer kenangan ini kepada generasi baru.

Rahbar seraya menekankan bahwa era perang pertahanan suci di samping kerugian materi dan korban jiwa, memiliki pengaruh penting untuk saat ini dan mendatang, mengatakan, melestarikan serta memperkuat spirit revolusi di tengah masyarakat dan kelangsungan revolusi adalah salah satu dampak dari era perang yang dipaksakan ini dan jika tidak ada gerakan jihad dan pengorbanan tersebut, pastinya semangat revolusi akan terancam.

Rahbar saat menjelaskan salah satu dampak dari era pertahanan suci menilai era tersebut sebagai ajang tawakkal praktis kepada Tuhan, tidak takut kepada berbagai kekuatan, dan mengatasi kendala ini dengan tawakkal praktis. “Setiap masyarakat yang tengah bergerak ke arah kemajuan sangat wajar jika menghadapi rintangan dan kendala,” papar Rahbar.

Ayatullah Khamenei menjelaskan, “Jika masyarakat ini memiliki cita-cita maknawi dan anti kekuatan hegemonis serta anti dunia, pastinya akan menghadapi rintangan lebih besar dan di masyarakat seperti ini sangat penting tawakkal praktis kepada Tuhan dan perasaan kemampuan untuk mengalahkan setiap rintangan.”

Rahbar mengingatkan, Iran kini mampu mengklaim menang dalam menghadapi setiap kendala yang ada, karena negara ini memiliki pengalaman mengalahkan beragam rintangan dan kesulitan selama era perang pertahanan suci.

Seraya mengisyaratkan bahwa di era perang yang dipaksakan seluruh kekuatan dunia baik Amerika, Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dan negara reaksioner kawasan berdiri melawan Republik Islam Iran, Rahbar mengatakan, di kondisi seperti ini, Iran mampu mengalahkan seluruh kekuatan tersebut. (MF)