Zarif Temui Presiden dan Menlu Tunisia
https://parstoday.ir/id/news/iran-i39784-zarif_temui_presiden_dan_menlu_tunisia
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran secara terpisah telah bertemu dengan Presiden dan Menteri Luar Negeri Tunisia.
(last modified 2026-04-05T23:44:38+00:00 )
Jun 20, 2017 06:19 Asia/Jakarta
  • Mohammad Javad Zarif, Menlu RII (kanan) dan Beji Caid Essebsi, Presiden Tunisia.
    Mohammad Javad Zarif, Menlu RII (kanan) dan Beji Caid Essebsi, Presiden Tunisia.

Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran secara terpisah telah bertemu dengan Presiden dan Menteri Luar Negeri Tunisia.

Mohammad Javad Zarif tiba di Tunisia pada Senin (19/6/2017) malam. Negara ini merupakan tujuan akhir dari lawatan regionalnya ke Afrika Utara pada pekan ini, di mana ia sebelumnya telah berkunjung ke Aljazair dan Mauritania.

Zarif dalam jumpa pers pasca pertemuannya dengan Beji Caid Essebsi, Presiden Tunisia, mengatakan bahwa kedua belah pihak menyerukan perluasan kerjasama antara Iran dan Tunisia di berbagai sektor.

Menurut Menlu Iran, isu-isu regional dan pentingnya untuk mencari solusi guna menyelesaikan krisis-krisis di kawasan termasuk krisis di Yaman, Suriah dan ketegangan di antara negara-negara Arab pesisir Teluk Persia dengan Qatar telah dibahas dalam pertemuan tersebut.

Usai pertemuan dengan Presiden Tunisia, Zarif berdialog dengan Khemaies Jhinaoui, mitranya di negara ini mengenai berbagai isu penting.

Menlu Iran memulai kunjungan regionalnya pada Minggu dan Aljazair menjadi tujuan pertama dari lawatannya itu.

Zarif telah bertemu dan berdialog dengan Perdana Menteri dan Menlu Aljazair, dan setelah itu langsung bertolak menunju Mauritania pada Senin dini hari.

Setelah bertemu dengan Presiden Mauritania dan Menlu negara ini, Zarif melanjutkan perjalanannya ke Tunisia.

Menlu Iran berkunjung ke Aljazair, Mauritania dan Tunisia atas undangan para pejabat di tiga negara ini.

Perluasan hubungan bilateral dan konsultasi tentang transformasi regional termasuk perkembangan di Suriah dan isu-isu di kawasan Teluk Persia menjadi tujuan dari kunjungan periodik itu. (RA)