Zarif: Akibat Intervensi Asing, Kebebasan Rakyat Timteng Terampas
https://parstoday.ir/id/news/iran-i41292-zarif_akibat_intervensi_asing_kebebasan_rakyat_timteng_terampas
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran mengatakan, pendudukan asing, perang, konflik dan kebijakan interventif kekuatan-kekuatan asing telah membuat bangsa-bangsa di Timur Tengah alih-alih bisa menikmati kekayaan dan sumber daya alamnya, namun mereka juga tidak bisa menikmati martabat dan kebebasan.
(last modified 2026-04-05T23:44:38+00:00 )
Jul 19, 2017 07:29 Asia/Jakarta
  • Mohammad Javad Zarif, Menlu RII
    Mohammad Javad Zarif, Menlu RII

Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran mengatakan, pendudukan asing, perang, konflik dan kebijakan interventif kekuatan-kekuatan asing telah membuat bangsa-bangsa di Timur Tengah alih-alih bisa menikmati kekayaan dan sumber daya alamnya, namun mereka juga tidak bisa menikmati martabat dan kebebasan.

Mohammad Javad Zarif  mengatakan hal itu dalam pertemuan Dewan Ekonomi dan Sosial PBB pada Selasa (18/7/2017) yang membahas tentang Pembangunan Berkelanjutan.

Ia menyebut kemiskinan sebagai tantangan terbesar di masa sekarang dan ancaman nyata yang dihadapi umat manusia serta hambatan yang besar bagi pembangunan berkelanjutan masyarakat.

"Sejak kemenangan Revolusi Islam Iran, berdirilah sebuah kerangka hukum yang kuat di negara ini, di mana kerangka itu memberikan sebuah dasar yang kuat untuk merancang, mengimplementasi dan menindak lanjuti strategi pembangunan nasional dan kebijakannya, terutama untuk memberantas kemiskinan," kata Zarif seperti dikutip IRIB.

Ia menambahkan, Iran di bawah kebijakan dan program-program ini –meski menghadapi tantangan eksternal seperti perang yang dipaksakan rezim Saddam (selama delapan tahun) terhadap Iran dan berbagai sanksi Amerika Serikat– mampu meraih berbagai prestasi yang signifikan.

Di bagian lain pernyataannya, Menlu Iran menyebut krisis Suriah, Irak, Afghanistan, Libya dan Yaman sebagai contoh dari tragedi paling pahit bagi kehidupan manusia.

Ia menuturkan, para teroris –dengan memanfaatkan kekecewaan orang-orang ekstrem, ideologi Takfiri dan dukungan para aktor regional dan internasional– telah mengotori Timur Tengah dan dunia dengan kejahatan-kejahatan yang tidak dapat digambarkan.

"Republik Islam Iran siap untuk saling bekerjasama untuk menangani tantangan-tangan umum dan mendesak termasuk mengatasi kemiskinan dan melindungi lingkungan hidup," pungkasnya.

Menlu Iran tiba di New York pada Jumat, 14 Juli 2017 untuk berpartisipasi dalam pertemuan Pembangunan Berkelanjutan PBB. (RA)