Iran Kecam Teror di Barcelona
https://parstoday.ir/id/news/iran-i42946-iran_kecam_teror_di_barcelona
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengecam serangan teror di Barcelona, Spanyol dan menyatakan simpati kepada pemerintah dan rakyat negara ini terutama kepada keluarga para korban tewas dan terluka.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Aug 18, 2017 14:35 Asia/Jakarta
  • Bahram Ghasemi, Jubir Kemlu RII
    Bahram Ghasemi, Jubir Kemlu RII

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengecam serangan teror di Barcelona, Spanyol dan menyatakan simpati kepada pemerintah dan rakyat negara ini terutama kepada keluarga para korban tewas dan terluka.

"Pasca kekalahan berturut-turut para teroris ekstrem di medan tempur di kawasan, mereka mengagendakan perluasan operasi teror buta di seluruh dunia. Pembunuhan terhadap warga sipil dan tidak berdosa adalah tujuan jahat mereka," kata Bahram Ghasemi, seperti dikutip IRIB, Jumat (18/8/2017).

Ia menambahkan, saat ini terorisme brutal telah berubah menjadi persoalan global, dan persoalan ini pun memiliki solusi global.

"Semua negara penuntut kebebasan dan mereka yang memberantas terorisme dalam arti yang sebenarnya harus membentuk aliansi global untuk menangani kekerasan, ketidakamanan dan teror serta menempatkan pemberantasan dan pencerabutan akar terorisme sebagai prioritas pertama mereka," jelasnya.

Ghasemi menuturkan, Iran –sebagai salah satu korban terorisme dan selalu berada di garis terdepan dalam memberantas fenomena buruk ini, bahkan hingga sekarang telah membayar mahal untuk upaya ini– siap untuk membantu dan bekerjasama dengan masyarakat dunia untuk memberantas terorisme.

Sebanyak 13 orang tewas dan 80 lainnya terluka setelah sebuah mobil van menabrak kerumunan orang di kawasan turis Las Ramblas, Barcelona, Spanyol pada Kamis.

Menurut para saksi mata, mobil van tersebut meluncur kencang menabrak orang-orang yang sedang berjalan sebelum akhirnya berhenti.

Kelompok teroris takfiri Daesh (ISIS) mengaku bertanggung jawab atas tindakan keji itu. (RA)