Rahbar: Menanggapi Ucapan Presiden AS Hanya Buang-Buang Waktu
-
Rahbar
Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei telah memperingatkan bahwa Iran akan merobek-robek kesepakatan nuklir dengan enam kekuatan dunia jika pihak seberang mengoyaknya.
Berbicara pada pertemuan Rabu dengan para elite akademis Iran di Tehran, Ayatullah Khamenei menyambut baik kecaman Eropa atas penolakan Presiden AS Donald Trump mengakui kepatuhan Iran terhadap kesepakatan nuklir Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA).
"Tapi ini tidak cukup bagi mereka hanya mengatakan bahwa dia (Trump) seharusnya tidak mengoyak JCPOA. JCPOA melayani kepentingan mereka. Selama pihak lain belum menggagalkan JCPOA, kami tidak akan merobeknya," kata Rahbar seraya memperingatkan bahwa Iran akan merobek-robek kesepakatan tersebut jika pihak lain memutuskan untuk mengoyaknya.
Dikatakan Rahbar orang-orang Eropa perlu mengambil tindakan praktis dalam menghadapi ancaman Washington terkait kesepakatan tersebut, serta menolak bergabung dengan seruan Amerika Serikat menentang peran dan program pertahanan regional Iran.
Eropa, menurut Rahbar, harus "menghindari campur tangan dalam isu-isu pertahanan kami."
Ayatullah Khamenei juga menolak kritik Barat terhadap program rudal konvensional Iran, dengan menegaskan, mengapa Anda sendiri memiliki rudal? Mengapa Anda memiliki bom atom?
Rahbar menandaskan bahwa Iran telah berhasil melawan "hegemoni Amerika Serikat" dan mencapai kemajuan di bawah tekanan dan sanksi Washington, seraya menambahkan bahwa kemarahan Washington bersumber dari peran kokoh Republik Islam dalam perang melawan kelompok teroris Takfiri Daesh.
Lebih lanjut menjelaskan, Amerika Serikat adalah agen Zionisme internasional; Amerika Serikat adalah pencipta Daesh dan arus Takfiri; Apakah Anda berharap Amerika tidak marah terhadap kekuatan yang melawan Daesh? Mereka sangat marah karena Republik Islam telah berhasil menggagalkan rencana mereka."
Rahbar juga mengecam penistaan terbaru Trump terhadap bangsa Iran, dengan mengatakan akan membuang waktu untuk menanggapi ocehan dan ucapan tidak masuk akal Presiden AS yang kotor itu.(MZ)