Shamkhani Tekankan Integritas Teritorial Negara-negara Regional
https://parstoday.ir/id/news/iran-i46100-shamkhani_tekankan_integritas_teritorial_negara_negara_regional
Sekertaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Republik Islam Iran mengatakan bahwa negaranya menentang segala bentuk pemisahan dan pembagian wilayah di negara-negara regional.
(last modified 2026-03-21T17:31:19+00:00 )
Okt 19, 2017 04:52 Asia/Jakarta
  • Ali Shamkhani, Sekertaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional RII.
    Ali Shamkhani, Sekertaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional RII.

Sekertaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Republik Islam Iran mengatakan bahwa negaranya menentang segala bentuk pemisahan dan pembagian wilayah di negara-negara regional.

Ali Shamkhani mengatakan hal itu dalam wawancara dengan Euronews pada Rabu (18/10/2017) ketika menyinggung pelaksanaan referendum pemisahan wilayah Kurdistan dari Irak.

"Penentangan Republik Islam Iran, Irak, Turki, PBB dan sejumlah negara trans-regional terhadap pemisahan wilayah negara-negara (di kawasan) merupakan tujuan yang bisa menciptakan koordinasi di antara negara-negara itu," imbuhnya.

Ia juga menyinggung pernyataan permusuhan Donald Trump, Presiden Amerika Serikat terhadap Iran.

"Hari ini  telah cukup jelas bagi opini publik dunia bahwa Trump adalah seorang pembohong," ujarnya.

Shamkhani menjelaskan, pemerintah AS –selain terus-menerus manarget Iran melalui sanksi dan masalah ekonomi– juga menarget Suriah dan Irak melalui pembinaan kelompok-kelompok teroris.

AS, lanjut Shamkhani, juga menarget rakyat Yaman dengan pemboman dan menarget rakyat Bahrain melalui dukungannya kepada rezim diktaror.

"AS menuding Republik Islam Iran mendukung terorisme tanpa memberikan bukti apapun," katanya.

Di bagian lain penjelasannya, Shamkhani mengatakan, Iran merupakan salah satu korban terbesar terorisme di dunia dan 17.000 warga negara ini gugur syahid.

"Orang-orang tak berdosa ini gugur syahid oleh kelompok teroris Munafiqin (Mujahedin-e Khalq Organization/MKO) yang didukung oleh pemerintah AS," jelasnya.

Sekertaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran menuturkan, Republik Islam tidak memiliki permusuhan apapun dengan rakyat AS, namun pemerintah negara ini selalu memusuhi rakyat Iran.

Ketika ditanya mengenai tanggapan terhadap kinerja dan kejasama negara-negara Eropa dengan Iran pasca kesepakatan nuklir JCPOA (Rencana Aksi Bersama Komprehensif), Shamkhani menjelaskan,  Eropa pasca JCPOA gagal memenuhi harapan rakyat Iran dan langkah-langkah yang telah dilakukan oleh negara-negara Eropa lebih kepada sebuah drama. (RA)