Politik AS Anti-Iran Ditentukan di Tel Aviv
-
Iran-AS
Hossein Mousavian, mantan diplomat Iran dan peneliti Universitas Princeton, Amerika Serikat menyatakan, politik Amerika Serikat terkait Iran dan Timur Tengah, telah ditetapkan di Tel Aviv dan diberlakukan dengan biaya petrodollar negara-negara Arab.
IRNA melaporkan, Mousavian dalam konferensi tahunan terkait politik nuklir di dunia yang berlangsung di Washington, Sabtu (28/10/2017) mengatakan, Iran berpendapat bahwa Amerika Serikat tidak dapat dipercaya untuk berunding, karena negara ini tidak menghormati ketentuan internasional dan selama tujuannya adalah mengubah rezim Republik Islam, maka Washington tidak akan pernah komitmen terhadap prinsip penghormatan, kepentingan timbal balik atau non-intervensi.
Mantan diplomat Iran ini menjelaskan, politik anti-Iran Presiden AS Donald Trump bersumber dari pernyataan para pejabat rezim Zionis dan rezim Arab Saudi, oleh karena itu tidak mungkin bisa berunding dengan AS dalam kebijakan yang dipengaruhi oleh Riyadh dan Tel Aviv.
Hossein Mousavian menyinggung dukungan Amerika Serikat terhadpa terhadap serangan mantan diktator rezim Baats Irak, Saddam Hossein, ke Iran, seraya mengatakan, Amerika Serikat selalu menggulirkan politik perubahan pemerintahan Iran dan mengekspor senjata senilai ratusan miliar dolar ke musuh Iran, dan dengan kenyataan tersebut, Iran tidak akan menegosiasikan kekuatan pertahanan dan rudalnya.
Menurutnya, Iran memiliki aktivitas paling transparan dalam program nuklirnya dan menerima inspeksi Badan Energi Atom Internasional (IAEA), akan tetapi Tehran tidak akan menerima pembatasan atau diskriminasi permanen.(MZ)