Ashtari: 200 Ribu Peziarah dari Negara Asing Masuk ke Irak Melalui Iran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i46554-ashtari_200_ribu_peziarah_dari_negara_asing_masuk_ke_irak_melalui_iran
Kepala Kepolisian Republik Islam Iran mengatakan, sejak dua pekan lalu hingga sekarang, sekitar 200.000 peziarah dari negara-negara asing melewati tiga perbatasan Iran masuk ke Irak.
(last modified 2026-04-12T10:02:39+00:00 )
Nov 05, 2017 16:10 Asia/Jakarta
  • Brigjen Hossein Ashtari, Ketua Kepolisian RII.
    Brigjen Hossein Ashtari, Ketua Kepolisian RII.

Kepala Kepolisian Republik Islam Iran mengatakan, sejak dua pekan lalu hingga sekarang, sekitar 200.000 peziarah dari negara-negara asing melewati tiga perbatasan Iran masuk ke Irak.

Brigadir Jenderal Hossein Ashtari mengungkapkan hal itu dalam pertemuan dengan anggota panitia khusus Arbain Huseini as di perbatasan Mehran, barat Iran pada Minggu (5/11/2017).

Perbatasan Mehran di Provinsi Ilam dan perbatasan Shalamcheh dan Chazabe di Provinsi Khuzestan adalah perbatasan utama Iran yang disiapkan untuk melayani para peziarah Arbain Huseini as yang menuju Irak melalui wilayah Iran.

"Berdasarkan agenda yang telah ditentukan, warga dari negara-negara asing yang ingin pergi ke acara Arbain Huseini as (di Irak) melalui Republik Islam Iran harus melewati perbatasan Shalamcheh di barat daya negara ini, dan hanya warga Rusia dan Turki yang bisa melalui perbatasan Mehran di barat Republik Islam Iran untuk masuk ke Irak," imbuhnya.

Ashtari menjelaskan, proses bepergian dan perjalanan para peziarah hingga sekarang tidak menghadapi masalah dan mereka bergerak secara teratur, dan dapat dikatakan bahwa setengah dari proses perjalanan peziarah telah berakhir.

Ia menuturkan, hingga sekarang 1,8 juta peziarah dari perbatasan Iran telah masuk ke Irak, di mana sekitar 1 juta orang masuk ke negara Arab ini melalui perbatasan Mehran.

Kamis, 20 Safar 1439 Hq yang bertepatan dengan 9 November 2017 merupakan hari Arbain Imam Husein as, cucu Rasululah Saw. Setiap tahun, jutaan peziarah dari Iran dan berbagai negara dunia menghadiri Arbain di Karbala, Irak. (RA)