AS Berhenti Membeli Air Berat dari Iran
-
Air Berat di Reaktor Nuklir.
Kepala Badan Energi Atom Iran, Ali Akbar Salehi mengatakan, pemerintahan baru AS tidak ingin membeli air berat dari Iran dan ini adalah masalah mereka sendiri.
Pejabat Gedung Putih pada Kamis lalu mengabarkan sebuah media Amerika bahwa pembelian air berat dari Iran, yang dimulai di bawah pemerintah mantan Presiden Barack Obama dan berdasarkan kesepakatan nuklir, telah dihentikan.
"AS sudah membeli 30 ton air berat dari Iran dan tertarik untuk melanjutkan pembelian, tapi pemerintahan baru AS tidak ingin membeli air berat dari Iran," kata Salehi kepada wartawan di Tehran, Jumat (1/12/2017).
Salehi juga menanggapi masalah perbedaan interpretasi Badan Energi Atom Internasional (IAEA) terhadap teks kesepakatan nuklir dan permintaan Tehran untuk merevisi sebuah pasal dalam laporan terbaru Dirjen IAEA, Yukiya Amano.
"Penafsiran kesepakatan nuklir harus sesuai dengan teks perjanjian yang gamblang, tapi pihak tertentu tertarik untuk memberikan penafsiran sepihak terhadap kesepakatan nuklir," tegasnya.
Sebelum ini, Duta Besar Iran untuk IAEA, Reza Najafi mengatakan, situasi saat ini pemenuhan komitmen para pihak dalam kesepakatan nuklir khususnya AS, tidak dapat diterima dan kesepakatan nuklir bukan jalur satu arah.
"Pemerintah AS – bertentangan dengan teks dan semangat JCPOA – telah mengambil sikap buruk terhadap kesepakatan nuklir ini, terutama menyangkut pasal 26, 28 dan 29, dengan membatasi kepentingan Iran," tambahnya. (RM)