Jubir Kemlu Iran Bantah Klaim Financial Times
-
Bahram Ghasemi, Jubir Kemlu RII.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran membantah klaim surat kabar Inggris, Financial Times tentang penerimaan Republik Islam untuk masuk ke "dialog intens dan serius" tentang program rudal dan isu-isu regional.
"Kebijakan dan posisi Republik Islam Iran tentang program pertahanan rudalnya sepenuhnya jelas dan negara-negara lain juga memahami dengan baik posisi tersebut," kata Bahram Ghasemi seperti dilansir Kantor Diplomasi Media Kemlu Iran pada Rabu (17/1/2018).
Ia menegaskan, program rudal Iran sebenuhnya memiliki aspek pertahanan dan pencegahan dan bukan ancaman bagi negara lain.
"Klaim-klaim palsu dan tidak berdasar tidak akan menciptakan perubahan dalam posisi berprinsip dan mendasar Republik Islam Iran," ujarnya.

Ghasemi menambahkan, Iran tidak akan mengizinkan negara manapun untuk intervensi dalam urusan internal dan kebijakan pertahanannya terutama program rudal negara ini.
"Kebijakan Republik Islam Iran di kawasan adalah konstruktif dan untuk menciptakan stabilitas serta memperkuat perdamaian dan keamanan regional dan internasional," tegasnya.
Jubir Kemlu Iran menandaskan, musuh dan para ekstremis –jika tidak bisa membantu menciptakan stabilitas dan keamanan di kawasan– mereka tidak diperbolehkan untuk mengabaikan peran Iran yang telah membayar harga tak terhingga untuk menumpas terorisme, ketidakamanan dan instabilitas, dan mereka tidak dibiarkan menyebabkan kekacauan, ketidakamanan dan penyebaran terorisme di kawasan. (RA)