Kekuatan Pertahanan Iran, tidak Dapat Dirundingkan
Sekretaris Dewan Penentu Kebijakan Negara Iran, menilai tindakan Republik Islam untuk membela diri dari ancaman militer musuh tidak dapat dirundingkan.
Mohsen Rezaei seperti dikutip IRNA, Kamis (31/3/2016) mengatakan bahwa rudal Iran bertujuan ofensif dan pertahanan untuk keamanan nasional sama sekali tidak dapat dirundingkan.
“Jika Republik Islam meninggalkan program rudalnya, musuh akan menyerang Iran. Oleh karena itu, semua kekuatan dunia perlu mengetahui bahwa Iran tidak akan meletakkan senjatanya,” tegasnya.
Amerika Serikat sedang menciptakan gelombang baru Iranphobia. Gedung Putih tengah mempersiapkan tiga skenario untuk menekan Tehran yaitu, isu hak asasi manusia, demokrasi dan program rudal Iran.
Seluruh makar tersebut bertujuan untuk menciptakan gelombang baru Iranphobia dan permusuhan terhadap Republik Islam. (RM)