Menlu Iran: Ideologi Ekstrem Menyebar dengan Uang Arab Saudi
-
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif.
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, menekankan bahwa Republik Islam mendukung kelompok-kelompok yang memerangi terorisme.
Dalam wawancara dengan televisi PBS Amerika, Rabu (21/2/2018), Zarif mengatakan, dukungan Iran kepada Hizbullah Lebanon tidak ada hubungannya dengan Arab Saudi, dan Tehran mendukung setiap kelompok yang memerangi kelompok teroris seperti Daesh dan Front al-Nusra.
Dia menyampaikan hal itu ketika ditanya tentang alasan kemarahan Riyadh atas dukungan Tehran terhadap Hizbullah.
Menurut Zarif, akar dari semua kelompok yang berusaha menyebarkan kebencian di seluruh dunia, berasal dari pendukung dan simpatisan rezim Saudi.

"Ideologi ekstrem telah menyebar di dunia dengan pendanaan rezim Al Saud," tegasnya.
Mengenai kontribusi Tehran dan Riyadh dalam memecahkan krisis di Timur Tengah, Zarif menjelaskan Iran dan Saudi harus membantu mengakhiri perang di Irak dan Suriah, mengakhiri aksi represi terhadap orang-orang Bahrain dan menghentikan kekerasan di Yaman.
Menjawab pertanyaan tentang peran Iran dalam perang Yaman, dia mengatakan Republik Islam tidak memiliki kepentingan di Yaman.
Menurut Zarif, sebelum situasi di Yaman kritis, Tehran telah mengirim pesan ke Riyadh, dan menyatakan kesiapan untuk menyelesaikan persoalan ini, tapi Saudi menolaknya.
Mengenai kekuatan rudal Iran, Zarif menandaskan Republik Islam memproduksi alutsista untuk membela diri, karena AS telah meluncurkan sebuah kampanye – sejak perang Irak atas Iran selama delapan tahun – untuk mencegah Tehran memperoleh peralatan pertahanan.(RM/PH)