Iran Kecam Resolusi Bias Dewan HAM PBB
-
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qasemi.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qasemi mengecam resolusi anti-Iran yang diadopsi oleh Dewan HAM PBB mengenai situasi hak asasi manusia di negara ini.
“Ratifikasi resolusi anti-Iran, yang memperpanjang tugas pelapor khusus HAM PBB di Iran, menunjukkan bahwa beberapa negara telah menyalahgunakan mekanisme hak asasi manusia PBB,” ujar Qasemi dalam sebuah pernyataan, Ahad (25/3/2018).
“Resolusi tersebut dirilis hanya berdasarkan suara dari blok politik tertentu dan beberapa negara di kawasan, yang termasuk pelanggar utama HAM di dunia dan kawasan. Resolusi ini tercela dan tidak bisa diterima,” tegasnya.
“Dalam pandangan kami, perpanjangan tugas pelapor khusus HAM PBB untuk Iran selama satu tahun lagi, tidak profesional dan pekerjaan yang tidak perlu,” tandas Qasemi.
Dia menambahkan, pelapor yang ditunjuk dengan latar belakang yang tidak jelas, akan menghadapi masalah mendasar mengenai kredibilitas dan keabsahannya.
Menurut Qasemi, Universal Periodic Review (UPR) adalah mekanisme internasional yang paling dapat dibenarkan untuk memeriksa masalah HAM di semua negara dalam konteks PBB berdasarkan prinsip-prinsip universalitas, non-diskriminasi, prinsip kesetaraan, non-selektivitas dan non-politisasi.
“Kebijakan Iran adalah memperkuat mekanisme ini serta akan bekerja sama dan terlibat dengannya,” tutupnya. (RM/PH)