Iran Kirim Peringatan Keras Jika AS Keluar dari JCPOA
https://parstoday.ir/id/news/iran-i55614-iran_kirim_peringatan_keras_jika_as_keluar_dari_jcpoa
Sekjen Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran, Ali Shamkhani mengatakan, jika Eropa dengan strategi keliru menyerah pada pemerasan AS dan melangkahi garis merah Iran demi kepuasan Trump, mereka pasti akan menjadi pecundang utama dalam hal ini.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Apr 24, 2018 13:25 Asia/Jakarta
  • Sekjen Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran, Ali Shamkhani.
    Sekjen Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran, Ali Shamkhani.

Sekjen Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran, Ali Shamkhani mengatakan, jika Eropa dengan strategi keliru menyerah pada pemerasan AS dan melangkahi garis merah Iran demi kepuasan Trump, mereka pasti akan menjadi pecundang utama dalam hal ini.

Presiden Perancis, Emmanuel Macron dan Kanselir Jerman, Angela Merkel dalam kunjungan ke Washington akan berusaha meyakinkan Presiden Donald Trump untuk tetap berpartisipasi dalam kesepakatan nuklir Iran (JCPOA).

"JCPOA adalah sebuah kesepakatan integral dan setiap perubahan atau tidak adanya pelaksanaan secara penuh, maka ia akan runtuh total," ujar Shamkhani dalam sebuah pernyataan hari Selasa (24/4/2018).

Dia menjelaskan bahwa industri nuklir damai Iran sepenuhnya bertumpu pada kapasitas sains dan teknologi dalam negeri.

Di bagian lain, Shamkhani menuturkan, Iran telah mengeluarkan biaya yang signifikan untuk menciptakan stabilitas regional dan perang melawan terorisme takfiri. Oleh karena itu, Iran tidak bisa menutup mata atas meningkatnya tindakan destabilisasi oleh AS, rezim Zionis dan beberapa sekutu regional mereka.

Dia juga mengecam kejahatan rezim Arab Saudi dalam membunuh rakyat Yaman dan gugurnya Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman, Saleh Ali al-Sammad.

Shamkhani menilai teror terhadap para pemimpin politik sebagai upaya untuk lari dari dialog dan meninggalkan solusi politik. (RM)