Menhan Iran dan Urgensi Mempertahankan Stabilitas Keamanan Regional
-
Brigjen Amir Hatami, Menteri Pertahanan Republik Islam Iran
Brigjen Amir Hatami, Menteri Pertahanan Republik Islam Iran menegaskan bahwa angkatan bersenjata Iran memiliki kemampuan pertahanan strategis seraya menjelaskan, dengan mengandalkan para pemuda yang ahli, berkomitmen dan taat, Iran mampu mewujudkan pertahanan dan membela kepentingan serta keamanan nasionalnya.
Menhan Iran hari Ahad (29/4) dalam acara pengambilan sumpah sejumlah perwira kementerian pertahanan menjelaskan bahwa para pemuda dan pasukan angkatan bersenjata Iran mampu membela keamanan regional seraya mengingatkan bahwa keamanan regional saling terkait dan Iran menekankan pentingnya mempertahankan stabilitas dan keamanan regional.
Menurut Republik Islam Iran, membela dan mempertahankan keamanan membutuhkan komponen seperti sumber daya manusia berpengalaman, keahlian profesional serta nilai-nilai moral dan revolusioner. Di bidang peralatan dan fasilitas, angkatan bersenjata juga harus dilengkapi dengan teknologi canggih untuk kesiapan pertahanan dan kekuatan yang memberi efek jera, sehingga dalam kondisi diperlukan dapat memanfaatkan kekuatan ofensif untuk melenyapkan segala bentuk ancaman.
Dalam konteks ini, dua faktor penting memainkan peran yang menentukan; faktor pertama adalah nasionalisasi industri pertahanan di sektor-sektor yang diperlukan, terutama di bidang pertahanan rudal, yang memiliki kepentingan strategis dan strategi dalam pertahanan penangkalan. Faktor kedua adalah promosi kesiapan pertahanan yang disesuaikan dengan ancaman.
Institut Internasional untuk Studi Strategis baru-baru ini menulis dalam laporan komprehensif tentang program rudal balistik Iran, yang dibuat oleh Michael Elleman dan Mark Fitzpatrick, dua ahli senjata Amerika, bahwa rudal balistik adalah bagian penting dari pertahanan Iran dan ke depannya tetap demikian. Mencermati pentingnya program rudal ini bagi kemampuan pertahanan Iran, jangan mengharapkan Iran akan melewatkan program rudalnya.
Ayatullah al-Udzma Sayid Alil Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran dalam pertemuan terbarunya dengan para komandan pasukan bersenjata menyebut kekuatan, keamanan, kemuliaan dan kemampuan yang memadai di waktu yang diperlukan sebagai tujuan utama pasukan angkatan bersenjata. Beliau menegaskan, angkatan bersenjata Iran membutuhkan sumber daya manusia terbaik dari sisi intelektual, perilaku dan teguh, untuk mempertahankan tak terkalahkan bangsa ini dihadapan segala bentuk permusuhan.
Ucapan Menhan Iran juga menegaskan poin ini bahwa Iran di sektor pertahanan berada pada posisi satu kekuatan pertahanan yang memberi efek jera dan telah memasuki interaksi regional. Contoh terbaru adalah partisipasi berhasil Iran di pameran kedirgantaraan Turki. Paviliun Iran di pameran ini terpilih sebagai stand paling aktif di pameran ini karena dua faktor; jumlah nota kesepahaman dan pengunjung.
Brigjen Seyed Mohammad Alavi, Wakil Kepala Staf Operasional Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran di sela-sela pameran Eurosia Airshow 2018 menilai partisipasi Iran di pameran dirgantara Turki merupakan langkah positif dalam hubungan persahabatan di bidang militer dan pertahanan dengan negara-negara tetangga.
Tingkat interaksi dan kemampuan pertahanan ini konsisten dengan tujuan yang ditetapkan dalam konsep keamanan dan kekuatan nasional serta menunjukkan bahwa lembaga pertahanan Iran bertekad untuk menasionalisasikan produk-produk pertahanan dan memiliki kemampuan pertahanan efektif yang memiliki efek jera guna menjamin keamanan tertinggi bagi bangsa Iran dan menghadapi ancaman di kawasan.