Iran Aktifkan Kembali Pabrik UF6
-
fasilitas nuklir Iran
Iran telah meluncurkan pabrik produksi UF6 sebagai bagian dari persiapan yang diperintahkan oleh Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei atau Rahbar, untuk meningkatkan kapasitas pengayaan uranium.
Pabrik untuk produksi uranium hexafluoride itu merupakan bagian utama dari Fasilitas Konversi Uranium (UCF) di Isfahan.
Barel pertama yellowcake (kue kuning), bahan baku dasar untuk pembuatan bahan bakar nuklir, dibongkar di UCF, yang hampir tidak aktif selama beberapa tahun terakhir.
Pengaktifan kembali pabrik ini sejalan dengan perintah Ayatullah Khamenei untuk meningkatkan kapasitas pengayaan uranium negara itu dalam kerangka kesepakatan nuklir Iran, yang disebut dengan Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA), menyusul penarikan mundur Washington dari kesepakatan tersebut.
Presiden AS Donald Trump mengumumkan pada 8 Mei bahwa Washington keluar dari perjanjian nuklir, yang dicapai antara Iran dan lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB - AS, Inggris, Perancis, Rusia dan Cina ditambah Jerman.
Dia juga mengatakan akan memulihkan sanksi nuklir AS terhadap Iran dan memberlakukan blokade ekonomi "tingkat tertinggi" terhadap Republik Islam.
Awal bulan ini, Rahbar memerintahkan Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) untuk mengambil langkah cepat mempersiapkan pengayaan uranium "hingga tingkat 190.000 SWU.(MZ)