Iran: Eropa harus Lawan Unilateralisme AS
-
Duta Besar dan Wakil Tetap Republik Islam Iran untuk Organisasi-organisasi Internasional di Wina Kazem Gharib-Abadi.
Duta Besar dan Wakil Tetap Republik Islam Iran untuk Organisasi-organisasi Internasional di Wina Kazem Gharib-Abadi mengatakan, negara-negara Eropa yang terlibat dalam perjanjian nuklir JCPOA (Rencana Aksi Komprehensif Bersama) harus berusaha semaksimal mungkin untuk melawan kebijkan unilateralisme Amerika Serikat.
Hal itu ditegaskan Gharib-Abadi dalam pertemuan dengan dubes dan wakil tetap Inggris untuk organisasi-organisasi internasional di Wina dan juga dubes negara ini untuk Badan Energi Atom Internasional (IAEA).
"Posisi berprinsip Inggris dalam mendukung JCPOA adalah simbol jelas dari kesuksesan diplomasi multilateral," imbuhnya seperti dikutip IRIB, Kamis (16/8/2018).
Dia juga menyinggung kerja sama Iran dengan IAEA dan laporan berulang direktur jenderal organisasi ini, yang menegaskan kepatuan penuh Iran terhadap JCPOA.
"IAEA dan negara-negara yang terlibat dalam perjanjian nuklir JCPOA berkewajiban untuk menyediakan ruang bagi Republik Islam Iran untuk mengambil manfaat dari kepentingan-kepentingan ekonomi di JCPOA tanpa membuat hambatan," tegasnya.
Dubes Iran untuk organisasi-organisasi internasional di Wina lebih lanjut menekankan pentingnya bagi masyarakat internasional untuk mengambil strategi komprehensif dalam menumpas perdagangan narkotika.
"Biaya yang ditanggung rakyat Republik Islam Iran untuk mencegah transit narkotika ke Eropa menguntungkan negara-negara di belahan benua ini," ujarnya.
Gharib-Abadi juga menegaskan kebijakan berprinsip negaranya dalam mendukung JCPOA. Dia menuturkan, tekad mereka dan mitra-mitra Eropa lainnya adalah kerja sama dengan Iran untuk mempertahankan dan melanjutkan JCPOA serta untuk pemanfaatannya oleh Iran. (RA)