Abdollahian: Iran Dukung Dialog Nasional di Venezuela
https://parstoday.ir/id/news/iran-i67091-abdollahian_iran_dukung_dialog_nasional_di_venezuela
Asisten khusus Ketua Majelis Syura Islam Iran (parlemen) untuk urusan internasional, Selasa (29/1/2019) dalam pertemuan dengan duta besar Venezuela untuk Iran di Tehran mengatakan, Iran mendukung langkah apapun yang dilakukan untuk mengokohkan posisi pemerintah sah Venezuela dan penyelesaian damai konflik internal dengan dialog menyeluruh di antara seluruh elemen masyarakat negara ini.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Jan 30, 2019 11:10 Asia/Jakarta

Asisten khusus Ketua Majelis Syura Islam Iran (parlemen) untuk urusan internasional, Selasa (29/1/2019) dalam pertemuan dengan duta besar Venezuela untuk Iran di Tehran mengatakan, Iran mendukung langkah apapun yang dilakukan untuk mengokohkan posisi pemerintah sah Venezuela dan penyelesaian damai konflik internal dengan dialog menyeluruh di antara seluruh elemen masyarakat negara ini.

IRNA (29/1) melaporkan, Asisten khusus Ketua Parlemen Iran, Hossein Amir Abdollahian mengecam campur tangan Amerika Serikat dalam urusan internal Venezuela dan menuturkan, intervensi langsung dalam urusan internal negara lain telah menjadi strategi lazim dalam kebijakan luar negeri Gedung Putih.

Menurut Abdollahian, dialog nasional dan mekanisme politik adalah jalan keluar krisis yang melanda Venezuela saat ini.

Ia menambahkan, penyelesaian konflik antara pemerintah Venezuela dengan kelompok demonstran dapat dilakukan dengan dialog internal dan mekanisme politik.

kabiner pemerintah Venezuela

"Iran mendukung pemerintahan Nicolas Maduro, presiden sah Venezuela," tegasnya.

Dubes Venezuela untuk Iran, Carlos Antonio Alcalá Cordones dalam pertemuan itu berterimakasih atas dukungan moril Republik Islam Iran atas pemerintah dan rakyat Venezuela.

Ia menuturkan, Caracas selalu ingin meningkatkan hubungan di segala bidang dengan Tehran. Menurutnya, Amerika Serikat sedang berusaha merebut sumber-sumber minyak dan cadangan energi Venezuela dengan memprovokasi kubu oposisi. (HS)