Rouhani: AS Lakukan Kejahatan Kemanusiaan terhadap Iran
-
Presiden Republik Islam Iran, Hasssan Rouhani
Presiden Republik Islam Iran, Hasssan Rouhani menyebut sepak terjang AS menjatuhkan sanksi obat-obatan terhadap Iran sebagai bukti nyata kejahatan kemanusiaan.
Presiden Rouhani dalam safarinya ke provinsi Gilan Rabu malam mengatakan, pemerintah AS berbohong dengan mengklaim masalah mereka hanya dengan negara dan pemerintah Iran.
"Ini sebuah kebohongan besar. Faktanya, mereka menentang satupun pembangunan pusat farmasi untuk melayani kepentingan obat-obatan rakyat Iran," ujar Rouhani.
Menurut Presiden Iran, aksi yang dilakukan pemerintah AS terhadap rakyat Iran melampaui sekedar sanksi, tapi sebuah kejahatan kemanusiaan.
"Masalah mereka bukan JCPOA maupun perundingan nuklir," tegasnya.
AS, tutur Rouhani, tidak hanya bermasalah dengan Iran, tapi dengan bangsa-bangsa dunia, sebagaimana menimpa rakyat Yaman dan Venezuela.
"Tampaknya, pemerintah AS bangga dan menikmati penderitaan negara lain. Mereka juga tidak berkomitmen dengan perjanjian internasional. Sikap AS bertentangan dengan logika, dan akal sehat," papar Rouhani.
Presiden Iran dalam statemennya juga menyinggung reaksi keras publik dunia terhadap AS, termasuk dari sekutunya sendiri, Eropa.
"Dunia menghadapi kondisi sulit saat ini. Bahkan para pemimpin Eropa melancarkan sikap yang lebih keras terhadap pemerintah AS," pungkasnya.(PH)