Iran Minta Suriah Berunding dengan Kurdi
-
Heshmatollah Falahatpishe
Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran mengumumkan, Iran ingin pemerintah Suriah dan Kurdi melakukan perundingan, dan saat ini kemungkinannya sudah terbuka.
IRNA (8/3/2019) melaporkan, Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Heshmatollah Falahat Pishe menjelaskan, selama pemerintah Suriah menginginkan, Iran akan membantu mereka.
Ia menambahkan, Iran tetap akan memberikan bantuan konsultasi di berbagai bidang kepada Suriah dan bantuan ini tidak ada bandingannya.
Menurut Falahat Pishe, meski sejumlah negara menjalin kerja sama dengan Suriah, namun tidak ada satupun yang bisa menyamai bantuan Iran terhadap Damaskus.
Lebih lanjut ia menerangkan, salah satu masalah mendasar Suriah terdapat di kawasan Abu Kamal, karena Amerika Serikat membuat kondisi di wilayah itu tidak jelas sampai sekarang.
Di selatan wilayah Kurdi, timur Sungai Eufrat, beberapa suku Arab tinggal di sana yang sama sekali tidak bersedia dipisahkan dari pemerintah pusat Suriah dan kian hari kian dekat dengan Damaskus.
"Wilayah Idlib merupakan salah satu masalah lain pemerintah Damaskus. 100.000 teroris ganas ada di Idlib ditambah keberadaan kelompok teroris Front Al Nusra dan masalah lain. Oleh karena itu wilayah barat laut Suriah yang mendominasi 10-15 persen total territorial Suriah masih mengalami masalah serius," pungkasnya. (HS)