Menyimak Kebijakan Iran terhadap Afghanistan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i68505-menyimak_kebijakan_iran_terhadap_afghanistan
Tehran senantiasa berusaha membantu pemerintah dan rakyat Afghanistan. Hal ini diungkapkan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif saat bertemu dengan Utusan presiden Afghanistan untuk perdamaian, Mohammad Omar Daudzai yang tiba di Tehran Sabtu (16/3) untuk berunding dengan petinggi Iran.
(last modified 2026-04-29T10:04:52+00:00 )
Mar 17, 2019 14:29 Asia/Jakarta
  • Zarif dan Daudzai
    Zarif dan Daudzai

Tehran senantiasa berusaha membantu pemerintah dan rakyat Afghanistan. Hal ini diungkapkan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif saat bertemu dengan Utusan presiden Afghanistan untuk perdamaian, Mohammad Omar Daudzai yang tiba di Tehran Sabtu (16/3) untuk berunding dengan petinggi Iran.

Selain itu agenda pembicaraan Zarif dan Daudzai seputar perluasan dan memperdalam kerja sama antara Tehran dan Kabul.

Mohammad Omad Daudzai

Utusan presiden Afghanistan untuk perdamaian di pertemuan ini seraya memuji sikap tetap dan welas asih Iran terkait Afghanistan, menjelaskan transformasi dialog perdamaian terbaru di negaranya.

Sementara itu, Sayid Abbas Araqchi, Deputi bidang politik menlu Iran hari Sabtu saat bertemu dengan Daudzai menekankan pengambilan pendekatan regional dan partisipasi aktif negara-negara tetangga di proses perdamaian Afghanistan. Araqchi dan Daudzai juga menekankan pentingnya mempertahankan struktut politik dan konstitusi Afghanistan sebagai syarat yang diperlukan untuk mencapai perdamaian permanen.

Republik Islam Iran menilai keamanan Afghanistan sebagai keamanannya sendiri, oleh karena itu, Tehran mengerahkan segenap kemampuannya untuk membantu rakyat dan pemerintah Kabul serta menjaga persatuan dan solidaritas seluruh kubu serta lapisan rakyat negara ini.

Sebelum perundingan ini, Sayid Abbas Araqchi bulan Januari lalu dalam lawatannya ke Kabul dan saat bertemu dengan Kepala Eksekutif Afghanistan Abdullah Abdullah menekankan, Iran mendukung pemerintah Kabul dan perundingan damai.

Afghanistan selama bertahun-tahun dililit instabilitas akibat intervensi dan pendudukan asing. Hal ini menimbulkan dampak negatif bagi keamanan negara ini dan kawasan. Saat ini ancaman bagi keamanan Afghanistan adalah pengaruh kelompok teroris Daesh (ISIS). Amerika membentuk Daesh sehingga dapat mengontrol mereka di Suriah dan Irak, namun kini ketika fenomena buruk ini kalah, Washington merelokasinya ke Afghanistan untuk menjustifikasi kehadiran militernya di Kabul. Sejatinya hasil dari intervensi AS di Afghanistan tak lebih dari pengobaran instabilitas di negara tetangga Iran ini dan wilayah sekitarnya.

Menurut perspektif Iran, penerapan keamanan di Afghanistan hanya dapat diraih melalui pengokohan kerja sama antara seluruh kelompok dan dengan mendukung inisiatif pemerintah serta perundingan konstruktif dengan seluruh kubu. Prinsip dasar Republik Islam Iran sejatinya penekanan terhadap peran kepemimpinan dan kedaulatan pemerintah terhadap proses perdamaian dengan dibarengi upaya untuk membantu memperkuat keamanan berkesinambungan di negara ini. Dalam koridor ini kebijakan luar negeri Iran terhadap Afghanistan bertumpu pada kedaualatan nasional dan kerja sama dengan pemerintah Afghanistan.

Fada Hossein Maliki, mantan dubes Iran di Afghanistan meyakini sensitifitas perdamaian dan stabilitas Afghanistan senantiasa menjadi agenda kerja Republik Islam Iran dan lobi serta konsultasi ini merupakan langkah positif untuk menciptakan perdamaian dan stabilitas di Afghanistan.

Seperti yang tekankan menlu Iran saat bertemu dengan Daudzai bahwa pandangan final terkait seluruh urusan Afghanistan harus diumumkan dan pemerintah Kabul sebagai wakil rakyat dalam hal ini adalah pengambil keputusan.

Wajar jika Iran dalam hal ini akan mengerahkan segenap kemampuannya untuk membantu rakyat dan pemerintah Afghanistan serta menjaga persatuan dan solidaritas seluruh kelompok serta laporan masyarakat negara ini. (MF)