Rouhani: Musuh Gagal Memaksa Bangsa Iran Menyerah
-
Presiden RII Hassan Rouhani.
Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani berterima kasih kepada rakyat negaranya atas partisipasi besar-besaran dalam Pawai Akbar Nasional seperti Pawai 22 Bahman.
"Musuh tidak mampu memaksa bangsa Republik Islam Iran untuk menyerah," kata Rouhani dalam pidatonya di hadapan masyarakat kota pelabuhan Bushehr, Iran selatan, Minggu (17/3/2019).
Dia berterima kasih kepada rakyat Iran yang mentolerir kesulitan ekonomi selama setahun terakhir, dan juga partisipasi besar mereka dalam pawai-pawai nasional yang menunjukkan persatuan dan solidaritas mereka kepada dunia.
"Kita semua tahu bahwa musuh mengerahkan segala kemampuan mereka selama setahun lalu untuk menekan kehidupan kita dengan harapan rakyat akan berpaling dari kepercayaan dan keyakinan agama serta revolusi mereka. Tentu saja, ini tidak terjadi dan masyarakat mentolerir semua kesulitan," imbuhnya.
Presiden Iran juga menyinggung kunjungan tiga hari terbarunya ke Irak. Dia mencatat bahwa hubungan Tehran-Baghdad tidak hanya hubungan antara dua pemerintahan, tetapi hubungan antara dua bangsa.
Rouhani mengatakan, partisipasi rakyat dalam pawai peringatan Kemenangan Revolusi Islam menunjukkan bahwa mereka tidak akan menyerah pada tekanan musuh.
"Musuh berharap rakyat Republik Islam Iran meninggalkan Revolusi Islam tetapi mereka telah menerima tekanan ini dan memberikan respon negatif kepada musuh dengan suara keras," pungkasnya. (RA)