IRGC: Keputusan Terbaru Trump akan Sia-sia
https://parstoday.ir/id/news/iran-i69276-irgc_keputusan_terbaru_trump_akan_sia_sia
Wakil Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Brigadir Jenderal Hossein Salami mengatakan keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump memasukkan IRGC (Pasdaran) ke dalam daftar organisasi teroris adalah sia-sia dan Trump tidak akan bisa berbuat apapun.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Apr 14, 2019 17:02 Asia/Jakarta

Wakil Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Brigadir Jenderal Hossein Salami mengatakan keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump memasukkan IRGC (Pasdaran) ke dalam daftar organisasi teroris adalah sia-sia dan Trump tidak akan bisa berbuat apapun.

"Saya merasa terhormat menjadi anggota pasukan Pasdaran, dan seseorang seperti Donald Trump menyebut saya sebagai teroris," kata Salami di hadapan penduduk kota Hoveyzeh di Provinsi Khuzestan selatan, Sabtu (13/4/2019).

Salami mengunjungi kota Hoveyzeh untuk mengawasi proses distribusi bantuan dan operai penyelamatan penduduk yang dilanda banjir di Khuzestan.

Dia menyinggung pengorbanan yang dilakukan oleh penduduk dan para syuhada Khuzestan dan Hoveyzeh dalam Perang Pertahanan Suci selama delapan tahun  menghadapi agresi militer rezim Baath Irak.

"Semua pasukan Pasdaran mengikuti jejak para syuhada Pertahanan Suci yang kehilangan nyawa karena membela negara mereka," ujarnya.

Wakil Komandan Pasdaran itu juga menyinggung mahasiswa-mahasiswa muda dan pemberani Iran yang menggerebek sarang mata-mata AS di Tehran pada November 1979 dan penangkapan para marinir Angkatan Laut AS pada 12 Januari 2016 di perairan Teluk Persia.

"Tampaknya Trump lupa atas insiden-insiden ini sehingga mengancam pasukan Pasdaran," tuturnya.

Dia akhir pernyataannya, Salami mengucapkan terima kasih kepada penduduk Provinsi Khuzestan yang dilanda banjir dan menggupi keteguhan mereka. Dia juga berjanji semua pasukan militer akan berpartisipasi dalam rekonstruksi daerah-daerah yang dilanda banjir.

AS pada hari Senin, 8 April 2019 memasukkan nama Pasdaran dalam daftar organisasi teroris, padahal Pasdaran memainkan peran utama dalam menumpas kelompok-kelompok teroris, yang didukung oleh Amerika, di kawasan.

Pasdaran atas permintaan resmi pemerintah Baghdad dan Damaskus, juga memberikan dukungan konsultatif untuk menumpas kelompok-kelompok teroris seperti Daesh (ISIS) di Irak dan Suriah. (RA)