Jubir Kemlu Iran: Tidak Ada Permintaan Dialog dengan AS
-
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran Sayid Abbas Mousavi.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran Sayid Abbas Mousavi menyebut klaim sejumlah media asing tentang permintaan Iran untuk berunding dengan Amerika Serikat dan dimulainya pembicaraan dengan Arab Saudi sebagai klaim tidak berdasar dan tidak benar.
Hal itu dikatakan Sayid Mousavi pada hari Sabtu (27/4/2019) ketika menjawab pertanyaan wartawan mengenai klaim sejumlah media asing bahwa Iran mengajukan permintaan untuk berunding dengan AS.
"Tidak ada permintaan apapun untuk berunding dengan AS. Sementara mengenai Arab Saudi, tidak ada pembicaraan apapun antara Tehran dan Riyadh kecuali masalah terkait dengan ibadah haji, di mana ini terpisah dari kesepakatan dan hubungan politik," jelasnya.
Dia menambahkan, kebijakan Iran mengenai tetangga-tetangga sangat jelas dan didasarkan pada hubungan yang saling menghormati, bertetangga yang baik dan dan dalam kemitraan dan dialog.
Menurutnya, semua tetangga Iran yang mempertimbangkan realitas dan perkembangan regional dan global secara realistis berada dalam prioritas hubungan konstruktif dan saling menghormati.
"Arab Saudi adalah negara penting di kawasan yang selama beberapa tahun terakhir berada di jalur yang tidak benar dan mengambil pendekatan kontraproduktif. Oleh sebab itu, pendekatan tersebut menciptakan banyak krisis dan masalah di kawasan," jelasnya.
Jubir Kemlu Iran mengungkapkan harapan bahwa Arab Saudi akan kembali ke jalur yang benar dan jujur demi bangsa-bangsa di kawasan, dan dalam kondisi ini, Iran seperti sebelumnya, siap untuk menjalin interaksi dengan negara Arab tersebut dalam konteks kerja sama regional dan bilateral. (RA)