Mousavi: AS Gunakan Cara Ilegal untuk Menekan Negara Lain
-
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Seyyed Abbas Mousavi
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Seyyed Abbas Mousavi mengecam kebijakan konfrontatif AS terhadap Kuba, terutama dicabutnya penangguhan bagian tiga aturan sanksi Helms-Burton.
"Langkah Washington ini kembali menunjukkan upaya untuk menekan negara-negara independen dengan cara-cara ilegal," ujar Mousavi.
Berdasarkan aturan Helms-Burton, warga AS yang asetnya disita selama 60 tahun lalu, bisa mengajukan gugatan terhadap pemerintah Kuba.
Sebelumnya, pemerintah AS menangguhkan implementasi aturan tersebut.
"Meskipun mayoritas negara-negara anggota PBB menentang boikot ekonomi Kuba, tapi AS tanpa mengenal batas menjatuhkan sanksi tidak berperikemanusiaan yang baru terhadap negara ini, dan berulangkali tidak menjalankan komitmennya," papar Jubir kemenlu Iran.
"Republik Islam Iran menyampaikan dukungannya terhadap pemerintah dan rakyat Kuba yang sedang menghadapi sanksi dan ancaman baru AS," tegasnya.
Selain itu, jubir kemenlu Iran juga menyerukan negara-negara dunia mengambil sikap tegas terhadap Washington untuk menghentikan berbagai pelanggaran hukum internasional yang dilakukan AS terhadap negara lain.(PH)