Jihad Islam Palestina Tekankan Quds Milik Umat Muslim
-
Masjid al-Aqsa
Wakil Gerakan Jihad Islam Palestina di Republik Islam Iran mengatakan, Baitul Maqdis dan Masjid al-Aqsa bukan komoditi yang bisa diperjualbelikan.
Seperti dilaporkan IRNA, Nasser Abu Sharif Jumat sore (31/05) di konferensi internasional "Muqawama Islam di statemen Langkah Kedua Revolusi" yang digelar di Gorgan, utara Iran menambahkan, muslim dunia tidak akan menjauh dari Quds dan Masjid al-Aqsa adalah bagian tak terpisahkan dari negara-negara Islam.
Wakil Jihad Islam Palestina di Iran ini menambahkan, nasib Masjid al-Aqsa dan Baitul Maqdis merupakan kekhawatiran utama rakyat di Bahrain, Lebanon, Suriah, Irak dan negara kawasan lainnya dan mereka tidak rela menjualnya.
Abu Sharif terkait rencana AS kesepakatan abad mengungkapkan, rencana ini akan berubah menjadi muqawama abad melalui perlawanan negara-negara kawsan dan seluruh strategi yang dirancang oleh Israel, Arab dan AS akan musnah.
"Arab Saudi dengan mengiringi pemerintah Amerika Serikat dalam melaksanakan rencana kesepakatan abad telah berkhianat kepada Masjid al-Aqsa di Baitul Maqdis sebagai tempat suci ketiga umat Muslim di dunia.