Gharibabadi Kritik Keras AS di Sidang Dewan Gubernur IAEA
-
Kazem Gharibabadi
Wakil tetap Republik Islam Iran di organisasi internasional di Wina mengatakan, kebijakan luar negeri dan perilaku Amerika dualisme dan penyelenggaraan sidang Dewan Gubernur IAEA sebuah lelucon menggelikan karena diminta oleh negara pelanggar JCPOA.
Menyusul permintaan Amerika untuk menggelar sidang istimewa Dewan Gubernur IAEA untuk membahas langkah terbaru Iran menurunkan komitmennya di JCPOA, sidang ini digelar Rabu sore (10/7) di markas besar IAEA di Wina, Austria.
Kazem Gharibabadi di sidang istimewa ini menjelaskan, langkah Iran menurunkan kepatuhannya di JCPOA tidak ada kaitannya dengan perjanjian dan koridor misi Dewan Gubernur.
Wakil Iran di organisasi internasional di Wina menegaskan, Amerika telah keluar dari JCPOA dan tidak segan-segan mengerahkan berbagai metode untuk menghancurkan kesepakatan nuklir ini.
"Hanya dalam tempo satu tahun, Amerika menerapkan 20 sanksi kontra terotirial terhadap Iran," papar Gharibabadi.
Ia mengungkapkan, sanksi ini khususnya sanksi yang diterapkan terhadap sistem perbankan dan finansial, bahkan berdampak pada aktivitas kemanusiaan.
"Sanksi Amerika telah membatasi akses Iran terhadap produk primer farmasi dan kedokteran serta mencegah pengiriman bantuan kemanusiaan di saat terjadi bencana," katanya.
Ia juga menegaskan, AS bertindak seolah-olah menjadi polisi dunia dan menginjak-injak seluruh hukum serta norma internasional. (MF)