Rouhani: Keamanan Teluk Persia tidak Membutuhkan Pasukan Asing
-
Hassan Rouhani
Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani seraya menekankan bahwa tidak dibutuhkan pasukan asing untuk menjaga keamanan dan stabilitas Teluk Persia, mengungkapkan, negara-negara kawasan melalui persatuan, solidaritas dan dialog mampu menjaga keamanan mereka.
"Tujuan dari aksi kekuatan besar khususnya Amerika di kawasan ini hanya untuk mengobarkan perpecahan dan mengosongkan kekayaan negara-negara Islam di kawasan," papar Rouhani di sidang kabinet Rabu (14/08) seraya menjelaskan bahwa seluruh slogan terkait koalisi baru di Teluk Persia dan Laut Oman tidak praktis.
Rouhani menilai omong kosong klaim Israel yang ingin berpartisipasi di keamanan kawasan dan menambahkan, Zionis jika mampu maka lebih baik menjaga keamanannya sendiri.
Presiden Iran seraya menjelaskan bahwa Zionis di manapun hadir maka yang muncul adalah instabilitas, pembantaian dan teror mengatakan, faktor utama terorisme, perang dan pembantaian di kawasan ini adalah rezim penjajah Israel.
Seraya menekankan bahwa Tehran senantiasa siap menjalin hubungan bersahabat dengan seluruh negara Islam khususnya negara tetangga, kepada negara kawasan Teluk Persia, Rouhani mengatakan, Iran bersama negara kawasan Teluk siap menjaga keamanan kawasan seperti yang telah dilakukan sepanjang sejarah.
Seraya mengisyaratkan keluarnya AS dari JCPOA dan sikap Eropa yang tidak memenuhi janjinya di kesepakatan ini, Rouhani menekankan, jika Eropa di akhir tenggat waktu 60 hari yang telah diberikan Iran kepada mereka untuk kedua kalinya tetap tidak menjalankan komitmennya, maka Iran pasti akan memulai langkah ketiganya. (MF)