Suasana Duka di Hari ke-11 Muharram di Zanjan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i73699-suasana_duka_di_hari_ke_11_muharram_di_zanjan
Ratusan ribu pecinta Ahlul Bait Nabi Muhammad Saw di kota Zanjan berkumpul di Masjid Zainabiyah Zanjan, Republik Islam Iran untuk memperingati kesyahidan Imam Husein as dan mengenang perjuangan suci cucu Rasulullah Saw itu.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Sep 12, 2019 16:31 Asia/Jakarta
  • Suasana Duka di Hari ke-11 Muharram di Zanjan.
    Suasana Duka di Hari ke-11 Muharram di Zanjan.

Ratusan ribu pecinta Ahlul Bait Nabi Muhammad Saw di kota Zanjan berkumpul di Masjid Zainabiyah Zanjan, Republik Islam Iran untuk memperingati kesyahidan Imam Husein as dan mengenang perjuangan suci cucu Rasulullah Saw itu.

Pada acara yang diselenggarakan pada hari Rabu, 11 September 2019 itu, juga disampaikan mengenai pesan-pesan Karbala bagi umat Islam dan mengenang perjuangan Sayidah Zainab al-Kubra setelah peristiwa tragis yang menimpa keluarga Rasulullah Saw di Karbala.

Hari Rabu, 11 September 2019 adalah bertepatan dengan hari ke-11 Muharram, yaitu hari di mana para perempuan dan putra Imam Husein as mengalami duka mendalam setelah cucu Rasululalh Saw dan para sahabatnya itu dibantai dengan keji di padang Karbala pada 10 Muharram 61 H. Pada hari itu, mereka juga diarak oleh pasukan musuh menuju berbagai sudut kota dalam kondisi memilukan.

Imam Husein as dan 72 sahabatnya gugur syahid mempertahankan agama kakeknya, Nabi Muhammad Saw di Padang Karbala pada 10 Muharram 61 H.

Sejak awal bulan Muharram, masyarakat Iran berbondong-bondong ke masjid-masjid dan Huseiniyah untuk mengikuti acara peringatan kesyahidan Imam Husein as dan meneladani perjuangan suci beliau.

Tujuan terpenting kebangkitan Imam Husein as adalah menjaga kelanggengan dan kemurnian agama yang dibawa kakeknya, Rasulullah Saw.

Selain itu, beliau juga mengungkap skandal dan kebobrokan pemerintahan Yazid dan melakukan Amar Ma'ruf dan Nahi Munkar di masa itu.

Umat Islam di seluruh penjuru dunia mengenang kebangkitan anti-penindasan yang dilakukan Imam Husein as dan terus menghidupkannya sebagai teladan untuk melawan para penguasa zalim yang ada di setiap zaman. (RA)