Rouhani: Isu Kawasan harus Diselesaikan Melalui Dialog
Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani mengatakan, isu-isu regional harus diselesaikan oleh negara kawasan melalui dialog.
"Kehadiran Amerika di kawasan ilegal dan intervensif. Dan apa yang terjadi di kawasan saat ini serta yang mengkhawatirkan banyak negara dunia muncul akibat konspirasi Washington di kawasan," papar Rouhani Ahad (15/09) sore sebelum meninggalkan Tehran menuju Ankara untuk bertemu dengan sejawatnya dari Turki dan Rusia. Demikian dilaporkan IRNA.
Seraya mengisyaratkan langkah Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) di Yaman serta dukungan sejumlah negara terhadap penyerang Yaman, Rouhani menambahkan, dukungan kepada agresor ke Yaman mengakibatkan banyak warga tak berdosa tewas.
Rouhani juga menyebutkan agenda pembicaraan pertemuan segitiga Turki adalah membicarakan isu seperti perang anti terorisme, penolakan intervensi negara pro terorisme di masa depan dan rekonstruksi Suriah, pemulangan pemungsi, amandemen konstitusi dan pemilu 2021.
Pertemuan segitiga Iran, Rusia dan Turki digelar Senin (16/09) di Ankara, Turki.
Presiden Iran di sela-sela pertemuan Ankara akan melakukan pertemuan terpisah dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. (MF)