Staf Umum Militer Iran Rilis Hasil Penyidikan Jatuhnya Pesawat Ukraina
-
Staf umum angkatan bersenjata Iran
Staf umum angkatan bersenjata Republik Islam Iran merilis statemen dan keterangan terkait insiden jatuhnya pesawat komersial Ukraina di sekitar Tehran.
Sebuah pesawat komersial milik maskapai Ukraina Rabu (08/01) pagi dilaporkan jatuh di dekat bandara udara Imam Khomeini di Tehran.
Staf umum angkatan bersenjata Iran Sabtu (11/01) dalam sebuah keterangan menyatakan, menyusul ancaman presiden dan komandan militer Amerika untuk menarget sejumlah besar titik di wilayah Iran dan mengingat eskalasi besar pegerakan udara di kawasan, angkatan bersenjata Iran untuk menjawab ancaman potensial dalam kondisi siaga penuh dan tinggi.
Di statemen ini dijelaskan, beberapa jam setelah aksi balasan penembakan rudal ke pangkalan militer AS di Irak, penerbangan pesawat tempur di sekitar Iran meningkat drastis dan di layar radar ditemukan berbagai target sehingga memicu sensitifitas lebih besar di unit anti udara Iran.
Staf umum angkatan bersenjata Iran menjelaskan, di kondisi sensitif dan krisis seperti ini, penerbangan 752 Ukraina bergerak dari bandara udara Imam Khomeini dan ketika berputar, pesawat ini sepenuhnya mendekati sebuah pusat sensitif militer Sepah Pasdaran dan dari sisi ketinggian dan bentuk penerbangan menjadi target milik musuh dan di kondisi yang ditimbulkan oleh kesalahan manusia (human error) dan tidak sengaja, pesawat tersebut ditembak.
Staf umum angkatan bersenjata Iran di keterangannya selain mengucapkan bela sungkwa dan bersimpati kepada keluarga korban serta meminta maaf karena kesalahan manusiawi, memberi jaminan penuh bahwa kesalahan seperti ini tidak akan terulang dengan melakukan reformasi dan perbaikan mendasar serta pelakukan akan segera diajukan ke mahkamah militer untuk dimintai pertanggung jawaban. (MF)