Sayid Mousavi: Iran Tidak Butuh Dokter dari AS
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran Sayid Abbas Mousavi mengatakan, Iran memiliki staf medis terbaik, paling efisien dan paling berani di dunia dan negara ini tidak memerlukan dokter dari Amerika.
Hal itu ditegaskan Mousavi pada Jumat (13/3/2020) dini hari untuk mereaksi klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyatakan kesiapan Washington untuk membantu Iran dalam menangani pasien-pasien yang terinfeksi virus Corona.
Jubir Kemlu Iran dalam Tweetnya menulis, AS lebih baik menghentikan terorisme ekonomi dan terorime medis-nya terhadap Iran agar obat-obatan dan peralatan medis bisa sampai ke tangan staf-staf medis dan rakyat negara ini ketimbang mengutarakan simpati munafik dan menjijikkan.
Mousavi lebih lanjut menyerukan Trump untuk memahami permintaan dan tuntutan rakyat Amerika.
Sebelumnya, Presiden AS dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Irlandia di Gedung Putih pada hari Kamis mengklaim bahwa AS memiliki dokter-dokter terbaik dunia. Dia mengungkapkan kesiapan AS untuk membantu Iran dalam memerangi virus Corona (COVID-19).
Setelah keluar secara sepihak dari perjanjian nuklir JCPOA, Amerika menerapkan sanksi menyeluruh terhadap Iran.
Sanksi sepihak AS terhadap Iran juga meliputi barang-barang dasar termasuk obat-obatan dan peralatan medis sehingga menimbulkan beragam permasalahan bagi para pasien tertentu di negara ini. (RA)